Berita Lumajang

Anang Ahmad Syaifuddin Kembalikan Mobil Dinas usai Mundur dari Ketua DPRD Lumajang: Tidak Pantas

Anang Ahmad Syaifuddin mengembalikan mobil dinas usai mengumumkan mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang buntut tak hafal Pancasila: Tidak pantas.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Kendaraan dinas Anang Ahmad Syaifuddin dikembalikan ke Sekretaris Dewan Lumajang, Selasa (13/9/2022). Keputusan itu diambil usai Anang Ahmad Syaifuddin mengumumkan mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Setelah mengumumkan mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang usai viral tak hafal Pancasila, Anang Ahmad Syaifuddin menyerahkan kunci mobil dinasnya kepada sekretaris dewan.

Mobil jenis Toyota Fortuner FRZ warna hitam dengan nomor polisi N 1182 BS itu kini berada di halaman parkir Kantor DPRD Lumajang.

Informasinya, Anang Ahmad Syaifuddin akan mengembalikan mobil tersebut kepada negara.

Anang Ahmad Syaifuddin membenarkan kabar tersebut.

Penyerahan barang-barang inventaris negara merupakan bentuk kewajibannya usai menyatakan mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang.

Dia berharap, aset yang telah ia kembalikan tersebut dapat dipergunakan oleh pejabat yang mengganti posisinya.

"Ya masak saya sudah mengundurkan diri tapi mobil masih saya pakai, kan itu tidak pantas," katanya, Selasa (13/9/2022).

Sementara itu, Sekretaris Dewan Lumajang, Mahfud mengatakan, mobil dinas terparkir di halaman parkir Kantor DPRD Lumajang sejak Senin (12/9/2022) malam.

Mobil tersebut diantar ke Kantor DPRD Lumajang oleh ajudan Anang Ahmad Syaifuddin.

"Kalau mobil sudah (dikembalikan), tapi secara administrasi belum. Karena belum ada penyerahan secara resmi. Situasinya masih dinamis, kami juga masih menunggu keputusan dari Fraksi PKB," katanya.

Sebelumnya, Anang Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Lumajang tiba-tiba mengumumkan mundur dari jabatannya, saat rapat DPRD Lumajang dengan agenda pembahasan Raperda anggaran APBD tahun 2022, Senin (12/9/2022).

Pengunduran diri ini merupakan buntut karena Anang Ahmad Syaifuddin salah melafalkan lima butir Pancasila saat menemui massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang menggelar demo menolak kenaikan harga BBM di Kantor DPRD Lumajang.

Baca juga: Hujan Simpati agar Anang Ahmad Tak Mundur sebagai Ketua DPRD Lumajang, Gus Muhaimin Berkomentar

Anang Ahmad Syaifuddin saat itu dua kali gagal membacakan lima butir teks Pancasila secara sempurna.

"Saya minta maaf ke seluruh masyarakat dan anggota DPRD Lumajang, pemerintah, atas insiden tidak hafalnya saya melafalkan Pancasila. Apapun keadaan saya, saya merasa itu tidak pantas dilakukan atau terjadi pada ketua DPRD di manapun atau siapapun itu," ujar Anang Ahmad Syaifuddin.

Menurut Anang, tindakan mundur dari jabatan ketua DPRD ini merupakan keputusan final yang diambil dari pikiran dan hati nuraninya sendiri.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Lumajang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved