Breaking News:

Berita Madura

Bangkalan Jadi Tuan Rumah Karapan Sapi Piala Presiden 2022, Sapi Peserta Wajib Dilengkapi Ini

Upaya Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan menjadikan Bangkalan sebagai kabupaten Zero Reported Case atau nol kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) diha

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/AHMAD FAISOL
Dua pasang sapi kerap digeber untuk menyambut kehadiran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Lapangan Sapi Kerap, Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (18/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Upaya Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan menjadikan Bangkalan sebagai kabupaten Zero Reported Case atau nol kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dihadapkan pada gawe besar, Karapan Sapi Piala Presiden 2022.

Event yang sempat vakum selama dua tahun karena Covid-19 itu dijadwalkan akan digelar di Stadion Karapan Sapi RP Moh Noer Bangkalan pada pertengahan Oktober 2022 mendatang.

Berdasarkan laporan harian perkembangan kasus PMK, Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan belum satupun menerima laporan kasus sapi sakit dalam tujuh hari terakhir.

Hal itu disampaikan Kepada Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, drh Ali Makki di hadapan pihak Bakorwil V Pamekasan dalam rapat koordinasi tentang karapan sapi dan kondisi PMK di Bangkalan, Kamis (8/9/2022).

Dalam rapat tersebut, Ali memberikan gambaran apabila Bangkalan menjadi tuan rumah event Karapan Sapi Piala Presiden 2022, maka sapi-sapi kerap yang datang harus memiliki rekomendasi dari Bangkalan.

Seperti melampirkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan setempat, dan sudah menjalani vaksin PMK tahap pertama.

Baca juga: Sapi Terbaik di Madura Bakal Ramaikan Karapan Sapi Piala Presiden 2022, Bangkalan Jadi Tuan Rumah

“Selama syarat lalu lintas itu dipenuhi, itu sesuai surat dari Dinas Peternakan Provinsi Jatim terkait lalu lintas antar kota dalam Provinsi Jatim. Meski sudah tidak ada laporan kasus sapi sakit dalam seminggu ini, namun bukan berarti tidak sirkulasi virus. Kami juga belum menyatakan diri sebagai kabupaten Zero Reported Case,” ungka Ali kepada Tribun Jatim Network, Selasa (13/9/2022).

Kondisi itu, lanjutnya, juga menjadi pertimbangan pihak Bakorwil V Pamekasan. Karena itu, Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan menyarankan sapi-sapi peserta karapan yang belum mendapatkan vaksin untuk segera divaksin agar bisa dilalu lintaskan.  

“Syarat untuk menjadi kabupaten Zero Reported Case yakni sapi-sapi yang sebelumnya telah dilaporkan sakit harus sembuh semua. Dari yang sudah sembuh, akhirnya tidak ada laporan kasus ke depan. Di Jatim hanya ada 1 kabupaten dan 6 kota yang sudah Zero Reported Case,” paparnya.

Ia menambahkan, pemberian vaksinasi PMK di Kabupaten Bangkalan sudah masuk tahap III yang sudah berjalan sejak Senin (12/9/2022). Vaksinasi tahap III itu merupakan vaksin ulang dan perluasan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved