Berita Malang

Hendak Berjalan di Jembatan, Anak Kecil di Malang Malah Terjatuh, Nasib Berakkhir Tragis

Seorang anak kecil berinisial AF (4), warga Jalan Raya Sawojajar Gang 17, Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ditemukan hanyut

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kukuh Kurniawan
Jenazah korban saat ditemukan dan dievakuasi dari Sungai Cemplong Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Rabu (14/9/2022). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang anak kecil berinisial AF (4), warga Jalan Raya Sawojajar, Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ditemukan hanyut meninggal dunia, Rabu (14/9/2022).

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

"Kejadian bermula ketika korban AF bersama temannya sedang bermain. Setelah itu, korban dan temannya hendak melintasi jembatan bambu yang berada di atas Sungai Cemplong. Saat akan naik ke jembatan, tiba-tiba korban terpeleset dan langsung jatuh ke sungai," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (14/9/2022).

Sebagai informasi, Sungai Cemplong memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter dan memiliki arus bawah sungai yang deras.

Melihat korban terjatuh ke sungai, teman korban langsung pulang dan memberitahu ibunya. Ibunya pun langsung mengabari orang tua korban serta meminta tolong warga sekitar.

"Setelah dilakukan pencarian, tubuh korban ditemukan hanyut sejauh 200 meter dari titik lokasi jatuh. Dan saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan lemas dan tak sadarkan diri," jelasnya.

Baca juga: Fakta Baru Terkuak dalam Kasus Tewasnya Santri Gontor, Korban Sudah Tewas sebelum Naik Becak ke IGD

Setelah itu, warga berusaha menolong korban dengan memberikan napas buatan. Dalam kondisi tak sadarkan diri, tubuh korban sempat memuntahkan air.

Kemudian, warga menghubungi Polsek Kedungkandang dan tim relawan medis. Tak lama kemudian, anggota Polsek Kedungkandang dan tim relawan medis tiba di lokasi.

"Saat dilakukan pengecekan oleh tim relawan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan pada tubuh korban. Lalu, korban dinyatakan telah meninggal dunia," terangnya.

Setelah itu, Polsek Kedungkandang langsung melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.

"Pihak keluarga telah menerima kejadian itu sebagai musibah, serta tidak berkenan dilakukan autopsi. Dan pihak keluarga meminta agar jenazah dibawa langsung ke rumah duka untuk dimandikan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di sekitar tempat tinggalnya," tandasnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved