Berita Gresik
Waspada, Makanan Kadaluwarsa Beredar di Bawean Gresik Jelang Maulid Nabi
Puluhan produk makanan kadaluarsa beredar di sejumlah toko swalayan di Pulau Bawean, Gresik. Berdasarkan hasil razia petugas gabungan ada 25 produk ma
Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Puluhan produk makanan kadaluarsa beredar di sejumlah toko swalayan di Pulau Bawean, Gresik. Berdasarkan hasil razia petugas gabungan ada 25 produk makanan yang diamankan.
Razia dilakukan forkopimcam Kecamatan Tambak beserta puskesmas setempat. Minuman dan makanan yang kadaluwarsa disita petugas.
"Sebanyak 25 produk makanan dan minuman kadaluwarsa," kata Sekcam Tambak, Supaji Alatas, Rabu (28/9/2022).
Produk yang kadaluawarsa berkisr pada 1 sampai 3 bulan. Produk kadaluwarsa langsung dimusnahkan. Pemilik toko diminta lebih intens mengecek produk yang dijual.
Baca juga: Obat Kadaluarsa Senilai Rp500 Juta, Dinkes Batu Sebut Imbas Pandemi, Pimpinan DPRD: Tidak Rasional
Pasalnya pada perayaan Maulid Nabi di Pulau Bawean, masyarakat berlomba-lomba membuat suguhan atau berkat. Sudah terkenal perayaan Maulid Nabi di Bawean meriah.
Bahkan suguhan atau berkat yang terdiri dari makanan dan minuman mencapai puluhan juta.
Supaji, sapaan akrabnya menegaskan, agar makanan dan minuman ringan kadaluwarsa tidak sampai beredar di perayaan Maulid Nabi. Pihaknya akan terus menggelar pengawasan menyasar toko, pasar di Kecamatan Tambak