Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Gresik

Tak Hanya Reka Ulang Adegan Suami Bunuh Istri di Gresik, Polisi Juga Periksa Kejiwaan Pelaku

Satreskrim Polres Gresik memeriksa kejiwaan Hendro Setiawan (43)tersangka pembunuhan istri siri di Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Hendro saat melakukan reka adegan membuang istri sirinya di tepi jalan, Rabu (28/9/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik memeriksa kejiwaan Hendro Setiawan (43)tersangka pembunuhan istri siri di Gresik.

Tersangka dalam reka adegan masih kekeuh tidak membunuh korban Elly Prasetya Ningsih (42)

Dia hanya mengaku membuang jasad istri sirinya di tepi Jalan alternatif Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng Gresik. Alasannya agar jasad Elly diambil keluarganya yang berada di Lumajang.

Dari 11 reka adegan, Hendro masih membantah bahwa telah membunuh istri siri yang hidup bersamanya sejak beberapa tahun lalu dan sudah memiliki anak yang masih balita.

Menurut hasil visum, ditemukan memar di kepala tengah agak ke kanan bawah, menyebabkan korban meninggal dunia.

Kemudian jasad korban dilipat tiga sebelum dimasukkan ke dalam tas besar berwarna merah kemudian dibuang ke tepi jalan menggunakan sepeda motor seorang diri.

"Diperiksa sejak hari Kamis kemarin, masih observasi di rumah sakit Bhayangkara," kata Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro, Sabtu (1/10/2022).

Sebelumnya, polisi telah melakukan 11 reka adegan pembunuhan. Adegan pembunuhan dilakukan mulai dari kediaman tersangka Hendro Setiawan di Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.

Baca juga: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Manipulasi? Pengacara Bahas Calon Istri Yosua & Magelang-Jakarta

Dilakukan di dua titik, pertama di rumah tersangka, kedua di lokasi pembuangan jasad korban pada Rabu (28/9/2022) lalu.

Lebih lanjut, kondisi korban masih hidup, sekilas adegan satu, dua dibawa ke kamar dalam kondisi hidup. Kondisi dalam meninggal dunia dimasukkan ke tas.

"Tersangka memasukkan korban ke dalam tas besar warna merah dan dilipat sebanyak 3 kali," ucapnya.

Kondisi masuk ke dalam tas kepala menghadap ke bawah. Bagian pinggul dan pantat menghadap ke atas. Terkait motif pembunuhan masih di dalami.

"Yang menyebabkan kematian pendarahan di kepala bagian belakang," imbuh Wahyu.

Diketahui jasad korban Elly Prasetya Ningsih sudah meninggal dunia dua hari sebelum ditemukan. Diketahui tersangka membawa jasad korban ditaruh tas warna merah. Kemudian menggunakan sepeda Yamaha Mio J L 5956 ZI untuk membuang korban. Tas berisi jasad korban itu berada di depan motor. Dijepit kaki tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved