Tragedi Arema vs Persebaya

Tunggakan Pajak Arema FC ke Pemkab Malang Disinggung Bupati Sanusi: Bayarlah, Ditaksir Capai Rp 1M

Bupati Sanusi meminta kesadaran Arema FC dalam membayar tunggakan pajak kepada Pemkab Malang.

INSTAGRAM/@AREMAFCOFFICIAL
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana dan manajer klub, Ali Rifki 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang belum memastikan jumlah nominal kerugian rusaknya Stadion Kanjuruhan akibat kericuhan suporter pada laga Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menegaskan pihaknya masih berfokus pada penangangan korban luka-luka maupun meninggal dunia.

"Belum dihitung kami masih konsentrasi memberikan penanganan kepada korban luka maupun meninggal. Nanti setelah rakor dan selesainya polisi melakukan investigasi," kata Bupati Malang, Muhammad Sanusi ketika dikonfirmasi pada Senin (3/10/2022).

Menurut pandangan Sanusi, kerusakan Stadion Kanjuruhan akibat kerusuhan suporter tidak parah-parah amat.

"Secara gambaran saya melihat tidak terlalu banyak. Karena dalam stadion tidak banyak kerusakan. Tribunnya tidak ada yang rusak," ungkap Sanusi.

Di sisi lain, Sanusi juga meminta kesadaran Arema FC dalam membayar tunggakan pajak kepada Pemkab Malang.

Baca juga: Perwakilan Persebaya dan Bonek Kirim Doa dan Tabur Bunga di Kanjuruhan: Mari Instrospeksi

Baca juga: Wagir Jadi Kecamatan Tertinggi yang Punya Korban Anak dan Perempuan di Tragedi Kanjuruhan Malang

"Namun, bagi pihak Arema (FC) yang masih punya hutang bayarlah hutang itu. Manajemen Arema FC nunggak terus kalau ada pertandingan," papar Sanusi.

Menurut hitungan Sanusi, hutang pembayaran pajak hiburan Arema FC mencapai Rp 1 miliar.

"Hutangnya nanti kita hitung ada mungkin 1 miliar. Pajak hiburannya itu 10 persen harus masuk negara harusnya. Sejak lama sejak pak Sekda ini. Untuk Arema kewajibannya penuhi saja kewajibannya," tuturnya.

Di sisi lain, Sanusi menegaskan perbaikan Stadion Kanjuruhan secara biaya akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Malang.

"Karena Stadion Kanjuruhan merupakan aset Pemkab Malang. Jadi tetap Pemkab Malang yang akan memperbaiki," tutupnya.

Baca juga: Masih Belum Kuat, Curhat Pilu Ibu Najwa Korban Tragedi Kanjuruhan Malang, Menyesal Izinkan Anak

Manajemen Arema FC langsung buka suara menanggapi hal itu.

Menurut Media Officer Arema FC Sudarmaji, terkait tunggakan pajak Stadion Kanjuruhan itu tidak benar .

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved