Tragedi Arema vs Persebaya

Polri Jamin 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Tak Kabur dan Mangkir? Bakal Diperiksa Lagi Pekan Depan

Polri menjamin bahwa tersangka tragedi Kanjuruhan Malang tidak akan kabur dan mangkir untuk pemeriksaan lanjut pada pekan depan.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Arie Noer Rachmawati
Suryamalang
Cuplikan suasana Stadion Kanjuruhan saat terjadi kerusuhan, Sabtu (1/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Enam orang berstatus tersangka atas kerusuhan usai pertandingan 'Derbi Jatim' Arema FC melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang, hingga menewaskan 131 orang suporter, bakal diperiksa kembali pekan depan. 

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, penetapan status hukum baru sebagai tersangka terhadap mereka telah dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (6/10/2022). 

Pekan depan, mereka akan dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Tujuannya melengkapi berkas perkara agar dapat segera dilimpahkan ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

"Kemudian tim penyidik melakukan persiapan melakukan pemanggilan tersangka. Dalam rangka pemeriksaan tambahan pada minggu depan," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (7/10/2022). 

Oleh karena itu, Dedi menjamin, para tersangka tersebut tidak mangkir apalagi sampai kabur.

Baca juga: Bareskrim Temukan 2 Video CCTV di Luar Stadion Kanjuruhan Malang yang Rekam Massa Saat Kerusuhan

Baca juga: UPDATE Tersangka Tragedi Maut Kanjuruhan, 3 Saksi Baru Diperiksa, 1 dari Pihak Manajemen Arema FC

Mengingat sejumlah rangkaian tahapan teknis penyidikan telah dilakukan, beberapa waktu lalu, atau sejak mereka masih berstatus sebagai saksi. 

"Belum. Minggu depan dipanggil kembali dan diperintah kembali setelah itu update-nya akan disampaikan. Ya tentu, langkah langkah teknis penyidik sudah dilakukan," jelas mantan Kapolres Lamongan itu. 

Termasuk, dengan tiga orang tersangka yang berstatus sebagai anggota kepolisian. 

Dedi menjelaskan, pihaknya akan memberlakukan penanganan hukum secara pidana dan internal sanksi etik Polri. 

Namun, hal tersebut akan diinformasikan lebih lengkap pada pekan depan. 

"Untuk perkembangan update terkait pemeriksaan sidang kode etik. Akan disampaikan diwaktu yang akan datang," pungkasnya. 

Baca juga: Berlinang Air Mata, Ketua Panpel Arema FC Minta Maaf pada Korban Tragedi Kanjuruhan: Keponakan Tewas

Sekadar diketahui, enam orang telah ditetapkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka atas kerusuhan usai pertandingan 'Derbi Jatim' Arema FC melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang, hingga menewaskan 131 orang suporter Aremania dan Aremanita. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved