Berita Situbondo

Operasi Zebra Semeru 2022 di Situbondo, Pelanggar Didominasi Pengendara Motor Tak Pakai Helm

Selama Operasi Zebra Semeru dalam  seminggu ini, pelanggaran tertinggi didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO
Anggota Sat Lantas Polres Situbondo saat memberikan brosur kepada pengendara motor. Pada Operasi Zebra Semeru 2022 di Situbondo didominasi pelanggaran pemotor tak pakai helm 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Selama Operasi Zebra Semeru dalam  seminggu ini, pelanggaran tertinggi didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Tinggi pengendara yang tidak menggunakan helm ini, disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Para pelanggar ini terjebret secara otomatis ETLE mobile dengan jumlah mencapai sebanyak 298 pelanggar.

Kasat Lantas AKP Anindita Harcahyaningdyah  melalui Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno mengatakan, selama operasi Zebra tahun 2022 ini, pihak Sat Lantas telah menjaring sebanyak 5706 penggaran, baik itu terjaring ETLE Mobile, tilang konfensional ataupun teguran.

"Ya tertinggi memang pelanggaran tidak menggunakan helm, biasa mereka terjaring mobil incar," 

Mantan Kasiwas Polres Situbondo ini menjelaskan, untuk tindakan preentif mencapai 40 persen,  preventif  40 persen dan penegakan hukum sebanyak  20 persen.

Baca juga: Milenial Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran saat Operasi Zebra Semeru 2022 di Kabupaten Madiun

Selain itu, kata Sutrusno, untuk menekan terjadinya pelanggaran, pihak Sat Lantas selalu gencar melakukan sosialisasi di sekolah sekolah dan pemberian brosur ke masyarakat.

"Sosialisasi di sekolah ini dilakukan untuk mencegah pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar," katanya.

Sosialisasi keselamatan berkendara juga dilalukan di pinggir jalan raya dan melalui pendidikan masyarakat.

Ditegaskan berbagai upaya dan program telah dilakukan Sat Lantas selama operasi Zebra berjalan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir angka pelanggaran kendaraan berlalu lintas.

"Alhamdulillah dengan program ini cukup efektif," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved