Berita Malang

Malang Diguyur Hujan Siang Sampai Sore, Puluhan Rumah di Lesanpuro Terendam Banjir, Warga: Terparah

Puluhan rumah di Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang terendam banjir pada Selasa malam (29/11/2022). Banjir yang terjadi tersebut mengakibatkan material

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Air menggenangi jalan di sekitar rumah warga Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang, Selasa malam (29/11/2022). Banjir yang terjadi kali ini disebut yang terparah oleh warga. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Puluhan rumah di Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang terendam banjir pada Selasa malam (29/11/2022).

Banjir yang terjadi tersebut mengakibatkan material seperti lumpur mengotori rumah warga.

Warga mulai membersihkan rumah pada Rabu (30/11/2022). Banjir yang terjadi semalam tersebut terjadi setelah hujan sejak Selasa siang hingga sore mengguyur Kota Malang.

Rifai, warga Perumahan Kavling Sinar Barokah adalah salah satu korban yang rumahnya tergenang air. Katanya, ketinggian air yang menggenangi rumahnya sekitar 30 centimeter.

"Habis maghrib banjir sudah masuk. Air dengan cepat langsung masuk ke rumah. Sebelumnya pernah banjir, tapi tidak separah ini,” ungkap Rifai.

Air masuk ke semua ruangan rumah milik Rifai. Di Perumahan Kavling Sinar Barokah terdapat sekitar 20 rumah yang terendam banjir.

"Banjir air masuk ke semua bagian rumah sampai belakang,” ungkapnya.

Rifai mengatakan, selama 2 tahun terakhir banjir 4 kali melanda daerahnya. Tetapi banjir terparah terjadi dalam dua kali. Pertama pada 25 November dan 29 November 2022.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Malang, 12 Titik Terendam Banjir, Ada Pemotor Tewas Tertimpa Pohon

Baca juga: 6 Motor di Pangkalan Ojek Tertimpa Bangunan usai Gresik Dilanda Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Ia berharap Pemkot Malang dapat membangun tanggul atau ketinggian jalan perumahan dinaikan. Jarak perumahan dengan bibir sungai sekitar 300 meter.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno menyatakan banjir sempat mengakibatkan akses antara Kota Malang ke Kabupaten Malang ditutup sementara.

Luapan air di Kelurahan Lesanpuro Gang 12 merambah hingga ke jalan raya. Selain air menggenangi jalan raya, pohon tumbang juga menutupi jalan di kawasan tersebut.

"Kami juga melibatkan instansi lain seperti DLH dan Satpol PP untuk membantu membersihkan material lumpur akibat banjir," ujar Prayitno.

Ketua RT 05/RW 04 Lesanpuro, Sujadi menerangkan bahwa air meluap dari Sungai Amprong sejak pukul 17.00 WIB. Pantauan di lokasi air terus meninggi pada pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Dalam Dua Hari, 4 Kecamatan di Jember Dilanda Banjir Akibat Luapan Air Sungai

Intensitas hujan yang tinggi serta kiriman air dari kawasan lereng Gunung Bromo membuat debit air Sungai Amprong meninggi.

"Air ini semakin lama semakin tinggi. Ini yang terparah terakhir seperti ini itu tahun 1998. Setelah itu belum pernah banjir seperti ini,” ujarnya.

Sebagai antisipasi, beberapa warga yang rumahnya terendam banjir diminta untuk evakuasi ke rumah saudara atau tempat yang lebih aman. Sebab, hujan kembali terjadi pada malam hari.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved