Tragedi Arema vs Persebaya
Terungkap Hasil Autopsi 2 Jenazah Aremania Korban Tragedi Kanjuruhan DSebut Dokter Sebut Kekerasan
Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Cabang Jatim dr Nabil Bahasuan mengungkap hasil autopsi terhadap dua jenazah Aremanita
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Meliputi, Prof. Dr. Med. dr. H. M. Soekry Erfan Kusuma, Sp. FM., Subsp. SBM (K), DFM, dan Prof. Dr. H, Ahmad Yudianto, dr., Sp.FM.,Subsp. SBM, SH, M. Kes
Kemudian, bertindak sebagai ketua tim autopsi, Nabil Bahasuan, dr. SpFM.,SH.,MH, yang juga menjabat sebagai Ketua PDFI Cabang Jatim, dan merupakan dokter forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hangtuah Surabaya.
Selanjutnya, lima orang anggota dokter pelaksana dalam autopsi tersebut, yakni:
1) Abdul Aziz, dr. Sp. FM (RSUD Dr. Soetomo Surabaya)
2) Deka Bagus Binarsa, dr., Sp. FM
(RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang / Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang)
3) Edy Suharto, dr., Sp. FM (RSUD Syarifah Ratoe Ebo Kabupaten Bangkalan Madura)
4) Nily Sulistyorini, dr., Sp. FM (Fakultas Kedokteran Unair Surabaya)
5) Rahmania Kemala Dewi, dr. Sp. FM (RS Unair Surabaya)
Secara teknis, terdapat enam dokternya ahli forensik yang hadir langsung dalam pelaksanaan autopsi pada pukul 08.00 WIB di TPU Wajak, Kabupaten Malang.
Ketua tim autopsi, Nabil Bahasuan, dr. SpFM.,SH.,MH, yang juga menjabat sebagai Ketua PDFI Cabang Jatim, dan merupakan dokter forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya.
Kemudian, lima orang anggota dokter pelaksana dalam autopsi tersebut, yakni 1) Abdul Aziz, dr. Sp. FM (RSUD Dr. SoetomoSurabaya); 2) Deka Bagus Binarsa, dr., Sp. FM (RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang/Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang).
Selanjutnya, 3) Edy Suharto, dr., Sp. FM (RSUD Syarifah Ratoe Ebo Kabupaten Bangkalan Madura); 4) Nily Sulistyorini, dr., Sp. FM (Fakultas Kedokteran Unair Surabaya); dan, 5) Rahmania Kemala Dewi, dr. Sp. FM (RS Unair Surabaya).
"Untuk tim autopsi 6 orang sepenuhnya dari PDFI Jatim. Yakni Ketua PDFI Jatim, dan 5 anggotanya hadir di lokasi. 2 penasehat, profesor dari Unair tidak hadir di lokasi," ujar Kabid Dokkes Polda Jatim dr Erwin, saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Jumat (4/11/2022).
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com