Berita Malang

Gerak-geriknya Mencurigakan, Remaja Kota Batu Diciduk Polisi Saat Cari Sesuatu di Pinggir Jalan

MA (21), ditangkap Unit Reskrim Polres Malang lantaran terbukti memiliki dan mengedarkan sabu-sabu, Selasa (29/11/2022).

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Pemuda asal Kota Batu Diringkus Polres Malang karena menyimpan sabu-sabu sebanyak 0,47 gram. Awal kecurigaan polisi saat tersangka mencari sesuatu di pinggir jalan 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - MA (21), ditangkap Unit Reskrim Polres Malang lantaran terbukti memiliki dan mengedarkan sabu-sabu, Selasa (29/11/2022).

MA yang merupakan warga Kelurahan Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, diamankan di pinggir Jalan Panglima Sudirman, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. 

Menurut Kasi Humas Malang Iptu Ahmad Taufik, kronologi penangkapan MA bermula dari adanya laporan masyarakat tentang peredaran narkoba di wilayah Karangploso.

"Usai mendapatkan informasi, petugas langsung melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjadi tempat untuk transaksi narkoba," ujar Taufik, Kamis (1/11/2022).

Saat dilakukan penyelidikan, petugas curiga terhadap gerak-gerik MA yang sering melihat ponsel dan mencari sesuatu di pinggir Jalan Panglima Sudirman pukul 21.00.

Ketika petugas menghampiri, MA justru melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankannya.

"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa sabu-sabu di kantong celananya," jelasnya.

Baca juga: Polres Mojokerto Ungkap Peredaran Narkoba Masih Tinggi, Mayoritas Sasar Pelajar dengan Cara Ranjau

Menurut keterangan MA, barang bukti tersebut adalah miliknya yang didapat dari seorang dari Facebook.

Dari pengakuan MA, ia sudah melakukan transaksi sabu-sabu dengan sistem ranjau di daerah Kabupaten Malang.

"Dari pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah plastik klip yang berisi sabu-sabu dengan berat 0,47 gram dalam bungkus rokok," ujarnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah ponsel merk Realme yang berisi percakapan transaksi narkoba. 

Selain sebagi konsumsi, MA juga mengaku mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Malang sebanyak tiga kali. Dan juga sebagai kurir sabu.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. 

Serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved