Berita Trenggalek

Kabupaten Trenggalek Raih Perhargaan EV-DCI 2022: Masuk 3 Besar Daerah dengan Daya Saing Terbaik

Penghargaan tingkat nasional kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Istimewa
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin Meraih Penghargaan dari Katadata Insight Center (KIC) dan East Ventures, Perusahaan Venture Capital, Pelopor Investasi Startup Teknologi di Seluruh Bidang dalam Kategori Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Penghargaan tingkat nasional kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Terbaru, Pemkab Trenggalek meraih penghargaan dari Katadata Insight Center (KIC) dan East Ventures, perusahaan venture capital, pelopor investasi startup teknologi di seluruh bidang dalam kategori Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan.

Penghargaan EV-DCI ini diserahkan langsung kepada Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dalam ajang Regional Summit yang merupakan event tahunan dari KATADATA.

Event ini telah berjalan sejak 2020 dan ditujukan mempertemukan para stakeholder, di tingkat pemerintah pusat dan daerah, pelaku bisnis dan civil society untuk berkolaborasi mewujudkan tujuan pembangunan daerah berkelanjutan.

Ada 6 provinsi dan 21 kabupaten/ kota yang mendapatkan penghargaan peraih pertumbuhan indeks tertinggi dalam EV-DCI 2022 dan salah satunya adalah Trenggalek.

Baca juga: DPRD Trenggalek Dukung Mahasiswa Tuntut Revisi RKUHP, Dianggap Kekang Kebebasan

"Trenggalek masuk 3 besar daerah dengan indeks daya saing daerah terbaik di Indonesia bersama Kabupaten Bandung dan Klungkung," kata Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin.

Penilaiannya tersebut berdasarkan 4 pilar, yaitu lingkungan lestari, ekonomi berkelanjutan, inklusi sosial dan tata kelola berkelanjutan.

"Tentu masih jauh dari kata sempurna dan memuaskan apa yang kita kerjakan bersama, tapi kita harus yakin pada progres," lanjutnya.

Diketahui EV-DCI sendiri merupakan pemetaan daya saing digital daerah yang dibentuk dari 3 sub-indeks, 9 pilar, dan 50 indikator.

Sub-indeks pembentuknya adalah input, output, dan penunjang.

Sedangkan pilar pembentuknya, yaitu sumber daya manusia, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pengeluaran TIK, perekonomian, kewirausahaan dan produktivitas.

Selanjutya, ketenagakerjaan, infrastruktur, keuangan dan regulasi dan Qkapasitas pemerintah daerah (Pemda).

CEO & Co-founder Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra mengatakan, EastVentures Digital Competitiveness Index yang menjadi dasar penilaian penghargaan ini dihasilkan setiap tahun oleh East Ventures bekerjasama dengan Katadata Insights Center (KIC).

"Untuk melakukan survei, kami baru saja meluncurkan Kurious, sebuah platform survei yang menjangkau wilayah di seluruh Indonesia."

"Terkait isu keberlanjutan, setiap tahun Katadata pun mengadakan event Sustainability Action for the Future Economy (SAFE), yang tahun depan memasuki tahun ke-4," kata Dharmasaputra.

Sementara itu, Deputy Head Katadata Insight Center Vivi Zabkie, penghargaan ini mengacu pada pertumbuhan sebagai bentuk apresiasi atas upaya keras Pemda dalam mengejar level daya saing digital.

"Kami ingin mendorong dan mengapreasi Pemda yang bekerja meningkatkan daya saing digital," tutup Vivi.

Ikuti berita seputar Trenggalek

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved