Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Langka, Stok Cabe Rawit di Pasar Tanjung Jember Habis di Awal Tahun 2023, Apa Penyebabnya?

Keberadaan cabai rawit mulai mengalami kelangkaan Pasar Tanjung Jember,Jawa Timur, di awal Tahun 2023 ini.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Imam Nawawi
Aktifitas Pedagang di Pasar Tanjung Jember,Jawa Timur ,Selasa (3/12/2023) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER- Keberadaan cabai rawit mulai mengalami kelangkaan Pasar Tanjung Jember,Jawa Timur, di awal Tahun 2023 ini.

Para pedagang di pasar tersebut, sejak sepekan terakhir sudah tidak berjualan komoditas itu, karena belum dikirim oleh pemasoknya.

Hamida, Pedagang di Pasar Tanjung Jember mengaku sudah hampir dua mingguan tidak berjualan cabai rawit. Karena kosong pemasok.

"Kosong lombok rawit, suwi wes (lama sudah : red Jawa), terakhir jual itu masih Rp40.000. Kalau lombok biasa lokalan, ada, kalau rawit sudah nggak jual,"ujarnya sambil menggelengkan kepala, Selasa (3/1/2023)

Menurutnya, pembeli cabai rawit sebenarnya lebih banyak, ketimbang lombok biasa.Katanya, mereka beli lombok rawit untuk acar.

"Kan lombok rawit untuk acar, nasi goreng," tambah Hamida.

Hamida menjelaskan kelangkaan tersebut dikarenakan banyak petani cabai rawit tidak bercocok tanam, akibat cuaca buruk di ujung tahun 2022.

"Banyak petani cabai rawit tidak tanam, jadinya kosong," imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Ida, pedangan lain di Pasar Tanjung ini mengaku tidak berjualan cabai rawit sejak dua hari ini.

"Kemarin terakhir saya jualnya masih Rp50.000 , sekarang kan juga sudah naik,"katanya.

Sementara itu, Bagian Pencatatan Stok Ketersediaan Pokok di Bendahara Penerima Pembantu di Pasar Tanjung Ivan, justru tidak mengetahui hal tersebut.

Dia mengaku ketika hal tersebut dicabut oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga kini sudah tidak pernah mencatat lagi soal jumlah stok ketersediaan cabai rawit di Pasar Tanjung.

"Dan sampai sekarang tidak mencatat lagi," kata Ivan mengakhiri.

Baca juga: Cabai di Tuban Kian Pedas, Kini Tembus Rp 75 Ribu Per Kilogram, Pedagang: Penjualan Merosot

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved