Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Madura

Nasib Gadis di Pamekasan Diputusin Tunangan, Jajakan Diri Rp350 Ribu, Kencan di Warkop Remang-remang

SM, seorang gadis di Kabupaten Pamekasan, Madura ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

ISTIMEWA
SM (19), seorang gadis di Kabupaten Pamekasan, Madura ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Si gadis ditangkap lantaran diketahui menjajakan diri atau kerap dikenal sebagai pekerja seks komersial atau PSK, Minggu (15/1/2023) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - SM (19), seorang gadis di Kabupaten Pamekasan, Madura ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Si gadis ditangkap lantaran diketahui menjajakan diri atau kerap dikenal sebagai pekerja seks komersial atau PSK.

PSK asal Kabupaten Sampang tersebut ditangkap petugas di sebuah warung kopi Jalan Pintu Gerbang  . 

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan (Kasi Didik) Satpol PP Pamekasan, Moh Hasanurrahman mengatakan, wanita yang bekerja di warung remang-remang tersebut diketahui berdasarkan laporan masyarakat setempat.

Kata dia, sebelum menangkap PSK tersebut, sewaktu siang hari pihaknya mendapatkan laporan dari warga setempat mengenai adanya PSK itu.

Berbekal informasi itu, pihaknya bersama anggotanya langsung mengintai untuk melakukan penangkapan.

Baca juga: Tak Hanya Selingkuh Sama 2 Wanita, Bripka HK Juga Dilaporkan Istrinya Doyan Pesan PSK Online

Baca juga: Nasib Artis Blak-blakan Pernah Jual Diri Jadi PSK di Singapura, Kini Keranjingan Oplas sampai 8 Kali

“Malam hari kami langsung mendatangi lokasi itu dan benar ada seorang perempuan yang menjajakan dirinya kepada lelaki hidung belang yang ngopi di warung itu," kata Moh Hasanurrahman, Minggu (15/1/2023) malam.

Saat ditangkap petugas, SM langsung dibawa ke kantor Satpol PP Pamekasan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pengakuan SM, biasa mematok tarif Rp 350 ribu sekalian kencan dengan pria hidung belang.

Penuturan Ainur, postur tubuh PSK ini terlihat gemoy.

Sedangkan SM mengaku menjadi PSK ini lantaran putus dengan tunangannya beberapa bulan lalu.

"Alasan SM melakukan itu karena putus dari tunangannya," ungkapnya.

SM yang sudah dimintai keterangan oleh anggota Satpol PP Pamekasan akan dibina sebelum dipulangkan ke rumahnya di Kabupaten Sampang.

Baca juga: Cerita PSK di Probolinggo, Beruntung Dapat Pelanggan Berondong, Kadang Apes Layani Kakek Gigi Ompong

Ditinggal Calon Istri usai Tunangan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved