Berita Tuban

Awas, Demam Berdarah Mengintai Tuban saat Musim Hujan, Kini Tembus 651 Kasus

Musim hujan yang masih terjadi hingga kini, berpengaruh pada kebersihan lingkungan sekitar, khususnya di Tuban. 

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
Shutterstock.com
Ilustrasi demam berdarah dalam artikel Awas, Demam Berdarah Mengintai Tuban saat Musim Hujan, Kini Tembus 651 Kasus 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Musim hujan yang masih terjadi hingga kini, berpengaruh pada kebersihan lingkungan sekitar, khususnya di Tuban

Akibat lingkungan yang kurang bersih, berdampak pada tingginya kasus demam berdarah

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo, mengatakan angka kasus demam berdarah mencapai 651 pada 2022.

Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya di 2021.

"Faktor cuaca hujan berkepanjangan juga berpengaruh pada angka demam berdarah, untuk 2021 jumlahnya di bawah 651," ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/1/2023). 

Bambang menjelaskan, untuk menekan angka kasus demam berdarah, pihaknya mengimbau agar masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sekitar. 

Baca juga: Kasus Demam Berdarah di Tuban Tembus 651 Orang, Anak Usia 6-15 Tahun Jadi Sasaran Penyakit DBD

Dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menguras atau membersihkan tempat penampungan air seperti kamar mandi, menutup rapat tempat penampungan air seperti drum, mendaur ulang barang bekas yang sering dijadikan sarang nyamuk.

"Lingkungan harus bersih, guna mencegah terjadinya demam berdarah," ungkapnya. 

Bambang menambahkan, jika penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aides aegypti itu lebih menyerang usia anak ketimbang dewasa. 

Rata-rata usia anak 6-15 tahun yang menjadi sasaran gigitan nyamuk mematikan tersebut. 

"Anak-anak yang rentan terkena demam berdarah," bebernya tanpa menyebut jumlah detail

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved