Berita Madura
Marak Kabar Penculikan di Pamekasan, Wali Murid Disarankan Jemput Anaknya Pulang Sekolah
SDN Bugih 5 Pamekasan, Madura menyarankan para orang tua siswa menjemput anaknya sewaktu pulang sekolah.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto FerdianĀ
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pihak SDN Bugih 5 Pamekasan, Madura menyarankan para orangtua siswa menjemput anaknya sewaktu pulang sekolah.
Saran ini tersiar di beberapa sejumlah grup WhatsApp melalui pesan suara yang disampaikan oleh Kepala SDN Bugih 5 Pamekasan, Eri Iswanti.
Saran tersebut tersiar seiring adanya dugaan percobaan penculikan anak yang menimpa salah satu siswa SD tersebut.
Eri menyarankan terhadap para orangtua siswa agar menjemput anaknya pulang sekolah.
Pesan dia, apabila orangtua telat menjemput anaknya, maka disarankan untuk menginformasikan terhadap wali kelasnya.
"Kalau memang dari wali kelas itu belum ada respons silakan ke saya langsung tidak masalah," kata Eri, Rabu (1/2/2023).
Eri juga meminta orang tua dan para guru agar waspada dan berhati-hati perihal adanya dugaan percobaan penculikan anak ini.
Baca juga: Nyaris Diculik Sepulang Sekolah, Siswa SD di Pamekasan Berontak, Tendang Motor Pelaku Sampai Jatuh
Baca juga: Meluas Isu Penculikan Anak di Lamongan, Pesan Suara Beredar di Medsos, Polres Beri Perhatian Serius
Ia berharap adanya dugaan percobaan penculikan terhadap siswanya ini tidak terulang.
"Tolong para orang tua agar menasehati putra-putrinya. Kami mohon kerjasamanya, kami akan menjaga sekuat tenaga kami, semaksimal mungkin menjaga putra-putri bapak di sekolah," janjinya.
Eri juga meminta agar orang tua menasehati anaknya yang pulang naik sepeda sendiri agar berhati-hati dan waspada saat di jalan raya.
Pesan dia, misal ada hal-hal yang mencurigakan seperti halnya indikasi penculikan, mohon anaknya dinasehati agar teriak minta tolong.
"Kalau memang tempatnya sepi segera mungkin lari mencari tempat yang ramai," pesannya.
"Untuk selebihnya dari sekolah kami mohon kerjasamanya juga dengan para orang tua, karena kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi di luar jam sekolah. Semoga kita semua selamat dan anak-anak kita selamat," doanya.
Sebelumnya, Polres Pamekasan, Madura menangani kasus dugaan percobaan penculikan anak di bawah umur.
Dugaan percobaan penculikan anak ini menimpa JAR (7) seorang siswa SDN Bugih 5 Pamekasan, Madura, di depan Kantor Bupati Pamekasan, Senin (30/1/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pada Senin (30/1/2023) malam, Moh Alif Hidayat, orang tua JAR didampingi Lurah Bugih melaporkan dugaan percobaan penculikan anak ini ke Polres Pamekasan.
Warga Jalan Masjid Bagandan itu telah menerima bukti laporan Polisi nomor: LP-B/42/I/2023/SPKT/ SATRESKRIM/POLRES PAMEKASAN
SDN Bugih 5 Pamekasan
TribunJatim.com
Tribun Jatim
penculikan anak
penculikan anak di Pamekasan
penculikan
Didekati Malah Kabur, Pemotor Terjatuh Usai Sempat Keluarkan Sajam saat Dipepet Polisi di Bangkalan |
![]() |
---|
Masalah Sepele Jadi Motif Pembacokan di Stadion Gelora Bangkalan, Pelaku Tersinggung Diledek |
![]() |
---|
Cegah Jeratan Senar di Jembatan Suramadu, Forum Lalu Lintas Bangkalan Sepakati Bangun Pos dan Portal |
![]() |
---|
Akhir Nasib Maling di Sampang Gondol Motor Dinas BPKAD, Ditangkap Tanpa Perlawanan |
![]() |
---|
Dipanggil Malah Kabur, Pria di Sampang Ini Babak Belur Dihajar Warga Hingga Tak Sadarkan Diri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.