Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Pilunya Kondisi Warga Gresik, Puluhan Tahun Berdiam Diri di dalam Rumah, Tetangga Cium Bau Tak Sedap

Seorang perempuan paruh baya berinisial WWM (45), warga Kecamatan Kebomas, Gresik terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
DIRAWAT – Warga Kecamatan Kebomas, Gresik berfoto bersama WWM sebelum dibawa ke RSJ Menur Surabaya, Sabtu (11/2/2023). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma


TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang perempuan paruh baya berinisial WWM (45), warga Kecamatan Kebomas, Gresik terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.

Selama puluhan tahun tidak keluar rumah, buang air besar di kamar dan makan seadanya.

Hidup hanya berdua bersama orang tua angkat.

Ketua setempat, Amin Sumiarso mengatakan, WWM dirujuk ke RSJ Menur Surabaya tinggal bersama orang tua ayah angkat yang sudah berusia 80 tahun.

Dan WWM diasuh ayah angkat sejak baru lahir 4 hari.

Menurut Amin, dirujuknya WWM ke RSJ Menur Surabaya karena dari keresahan warga sekitar yang mencium bau tidak sedap.

Sebab, rumah WWM selalu tertutup, jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar selama bertahun-tahun.

Bahkan, buang air besar dan berak juga di dalam rumah yang hanya berukuran 7 meter persegi.

“Dia selalu berdiam diri di rumah. Kondisi di dalam rumahnya kotor dan tidak layak huni. Berserakan kotoran berak, kencing dan sisa makanan,” kata Amin, Selasa (14/2/2023).

Baca juga: Pria ODGJ Meninggal Bawa Tas Besar di SPBU, Adik Kaget Lihat Isinya setelah Pemakaman: Capek Ngitung

Lebih lanjut Amin menambahkan, selama ini ayah angkat WWM berdiam diri di rumah dan tidak bekerja.

Warga memberikan bantuan, dan mengirimkan bantuan dari pemerintah.

“Akhirnya, warga melalui Ketua RT berkoordinasi dengan pihak Kelurahan. Kemudian bersama Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Puskesmas Gending Kecamatan Kebomas serta Perangkat Kecamatan merujuk ke RSJ Menur-Surabaya,” imbuhnya.

Sementara, ayah angkat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, WWM diadopsi sejak usia 4 hari lahir, pada tahun 1978.

“Pendidikan SD tidak lulus.

Ia dikeluarkan dari sekolah karena dianggap memiliki gangguan jiwa. Sejak itu WWM berdiam diri di rumah hingga sekarang,” kata ayah angkat WWM.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved