Berita Jatim
Kisah Perjuangan Para Siswa SD d Kampung Kelahiran SBY, Bertaruh Nyawa untuk Menuntut Ilmu
Demi menuntut ilmu, puluhan siswa siswi Sekolah Dasar di Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan tiap hari harus menantang maut
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Demi menuntut ilmu, puluhan siswa siswi sekolah dasar di Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan tiap hari harus menantang maut.
Bagaimana tidak? Mereka harus melewati jalan terjal bekas longsor untuk menuju ke sekolah.
Puluhan pelajar SDN 3 Kemuning terpaksa menyeberangi material longsor dengan bebatuan terjal.
Pasalnya di lokasi tersebut tidak ada jembatan yang bisa mereka lewati untuk ke sekolah.
Terlihat siswa berpakaian putih-merah itu sangat berhati-hati ketika melintasi jalan nan terjal.
Ada yang terpaksa digendong oleh orang tuanya karena takut terpeleset.
Sehingga, siswa di kampung kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut berangkat lebih pagi.
Mereka sudah bersiap ke sekolah mulai setelah subuh, pukul 05.00 WIB.
Baca juga: Pilu Pelajar SMP di Tuban, Meregang Nyawa Saat Hendak ke Sekolah
“Ya terpaksa lewat sini (menyeberangi sungai dibawah lereng gunung yang longsor) karena tidak ada jalan lain menuju ke sekolah,” ujar salah satu siswa SDN 3 Kemuning, Tiara Puja, Kamis (23/2/2023).
Tiara mengaku takut saat melintas.
Khawatir sewaktu menyeberang terjadi banjir dan longsor.
"Sebenarnya takut kalau pas menyeberang tiba tiba banjir dan longsor menerjang. Tapi kalau tidak lewat sini mau lewat mana lagi. Mau memutar jaraknya sangat jauh, sekitar 10 Kilometer," Kata siswa kelas 4 ini.
Sementara siswa lain, Nefida Amelia Salsa menambahkan dirinya pernah terjatuh saat melintas sungai.
Pasalnya saat melintas ada material longsor yang baru turun kondisinya licin.
"Saat itu cuaca sedang hujan. Karena buru buru ke sekolah, pas menyeberang terpeleset batu hingga terjatuh,"imbuhnya
Untuk sekadar diketahui akses semula menggunakan jembatan untuk penyeberangan.
Namun jembatan itu ambruk tertimbun setelah diterjang banjir, dan material longsor lereng gunung yang terjadi sejak sepekan lalu.
Akibatnya sejumlah warga Desa terisolir karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung satu satunya di wilayah tersebut.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Kecamatan Tegalombo
Pacitan
Susilo Bambang Yudhoyono
menyeberangi material longsor
Tribun Jatim
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Sosok Eron Ariodito Adik Wagub Jatim Emil Dardak Merantau ke Swedia, Kerja Sebagai AI Engineer |
![]() |
---|
Sosok Kades di Jombang Diduga Lecehkan Istri Orang, Awalnya Ngaku Khilaf Kini Merasa Dirinya Korban |
![]() |
---|
Sosok Memed Thomas Alva Edhi Sound Horeg Viral, Dunia Sound System Sudah Jadi Passionnya Sejak Kecil |
![]() |
---|
Pemerintah Diminta MUI Jangan Biarkan Sound Horeg Gegara Persoalan Ekonomi, Kini Ada Fatwa Haramnya |
![]() |
---|
Cara Cek Pajak Kendaraan, Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Timur hingga 31 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.