Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Santri di Madura Dikeroyok Senior

Santri di Bangkalan Madura Tewas Dikeroyok Belasan Senior, Polisi Bertindak, 5 Orang Saksi Diperiksa

Polisi akan memeriksa lima orang saksi terkait pengeroyokan terhadap santri yang berujung meninggal dunia.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/AHMAD FAISOL
Penyidik Satreskrim Polres Bangkalan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi santri atas tewasnya korban santri BT, Rabu (8/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Satreskrim Polres Bangkalan tengah mendalami kasus pengeroyokan terhadap seorang santri berinisial BT (16), warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis.

Korban menderita sejumlah luka lebam hingga akhirnya tewas di puskesmas, Selasa (7/3/2023) malam. 

Informasi yang beredar menyebutkan, BT tewas setelah dikeroyok oleh belasan santri senior di kamar asrama Pondok Pesantren di Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

"Ini mau baru (pemeriksaan) yang kelima (saksi), sampai saat ini belum (ada tersangka)," ungkap Bangkit di hadapa awak media, Rabu (8/3/2023). 

Baca juga: BREAKING NEWS: Santri di Bangkalan Madura Tewas usai Dikeroyok Senior, Punggung hingga Dada Lebam

Peristiwa pengeroyokan korban santri BT oleh para senior terjadi Selasa malam.

Korban menderita luka lebam di tangan, punggung, dan dada. 

Korban meninggal dunia di puskesmas.

Beberapa saat kemudian, pihak Ponpes melaporkan peristiwa ke Polres Bangkalan.

"Saat ini kami juga tengah berkoordinasi dengan dokter forensik untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia," pungkas Bangkit. 

Baca juga: Santri di Probolinggo yang Hilang Terseret Arus Sungai Ditemukan, Tim SAR Ungkap Tantangan Pencarian

Berita santri di Madura dikeroyok senior lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved