Bolehkah Nyeri Asam Urat Dipijat? Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya Selain Terapi Pijat
Saat merasa nyeri dan pegal akibat asam urat, bolehkah dipijat atau diurut?
Sebuah studi dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan, pijat membantu mengurangi nyeri secara signifikan dan meningkatkan fungsionalitas lutut pada pengidap osteoarthritis.
Penelitian lain dalam Journal of Bodywork and Movement Therapies membuktikan, orang yang mengalami artritis dan mendapat terapi pijat lebih sedikit merasakan sakit.
Kendati bukan menurunkan kadar atau mengobati secara keseluruhan, terapi pijat sedikitnya mengontrol gejala dan membantu penderita beraktivitas normal di tengah serangan asam urat.
Namun sebagai catatan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait penggunaan terapi pijat saat asam urat.
Baca juga: 5 Warga Sampang Madura Terjangkit Leptospirosis, Ketahui Gejala Penyakitnya, Selalu Cuci Tangan
Cara mudah mengatasi serangan asam urat
Menurut laman Medical News Today, serangan asam urat juga bisa diatasi dengan beberapa upaya selain terapi pijat.
Cara mengatasi tersebut, yakni:
1. Minum obat
Bisa menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti naproxen (Aleve), ibuprofen, dan celecoxib (Celebrex).
Namun, aspirin dosis rendah dapat memperburuk rasa nyeri.
2. Tinggikan sendi yang nyeri dan oleskan es
Langkah ini dapat meredakan peradangan dan nyeri.
Caranya, angkat area sendi hingga lebih tinggi dari dada, dan oleskan kompres dingin ke bagian persendian selama 20–30 menit.
3. Minum banyak cairan
Bukan mengonsumsi alkohol dan minuman manis, penderita asam urat harus menargetkan 8–16 gelas air mineral per hari sebagai gantinya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/makanan-yang-bisa-sebabkan-asam-urat.jpg)