Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Mahasiswa di Malang Tewas Dikeroyok

5 Fakta Bentrokan dan Pengeroyokan Mahasiswa di Malang, Bermula Merayakan Kelulusan dan Pesta Miras

5 fakta bentrokan dan pengeroyokan mahasiswa di Malang, bermula dari merayakan kelulusan dengan pesta miras: Tak setia kawan.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kondisi kafe di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Malang, yang menjadi lokasi bentrokan dan pengeroyokan mahasiswa jurusan Agribisnis Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (Unitri), Minggu (25/6/2023). 

"Mereka tersinggung korban pulang duluan karena dinilai tidak setia kawan," katanya.

Di dalam perjalanan pulang, korban diteriaki oleh teman-temannya.

Bahkan korban sempat dilempat paving hingga jatuh. Saat jatuh, korban lantas dikeroyok hingga meninggal. 

Korban tewas bersimbah darah di sebuah jalan belakang Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

Selang beberapa saat, teman korban yang tidak ikut dalam pesta miras melihat Krisnael sudah tergeletak. 

Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 3 Universitas Hang Tuah Surabaya Dibuka, Banyak Pilihan Fakultas

"Ada kawannya melihat korban meninggal, lalu datang gerombolan teman korban mau balas dendam sama yang ngeroyok," imbuhnya. 

Saat itu teman Krishnael mencari pelaku pembunuh temannya ke beberapa titik. Mulai dari wilayah Kecamatan Dau hingga ke Kecamatan Karangploso, dan Lowokwaru. 

Kini, polisi telah mengamankan beberapa saksi untuk dimintai keterangan. 

Sementara itu, jasad Krisnael diautopsi di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved