Berita Gresik

Puluhan Pesilat Dipulangkan Polisi Gresik, Nangis di Pelukan dan Minta Maaf ke Orang Tua

Sebanyak 26 pesilat yang kedapatan memaksa masuk area penyekatan di Menganti, dalam rangka pengesahan warga baru perguruan silat di Gresik dipulangkan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Seorang ibu memeluk erat anaknya yang terlibat konvoi pesilat. 

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah warga yang kebetulan melintas di lokasi bentrokan, akhirnya terjebak di tengah kerusuhan. Hujan batu sempat mewarnai bentrokan tersebut, di mana para pendekar yang kecewa nekat melempari polisi dengan batu.

Para pendekar yang menggelar konvoi tersebut, merupakan penggembira pada acara pengesahan anggota baru di sebuah perguruan silat. Upaya penyekatan yang dilakukan polisi, bertujuan menciptakan situasi kemananan yang kondusif.

Sejumlah kendaraan warga yang terjebak di tengah bentrokan tersebut, banyak yang mengalami kerusakan akibat terkena lemparan batu, dan tertabrak kendaraan para pesilat yang hendak kabur dari kejaran polisi.

Hujan batu sempat mewarnai bentrokan tersebut, di mana para pendekar yang kecewa nekat melempari polisi dengan batu.

Polisi terpaksa menembakkan gas air mata, untuk membubarkan para peserta aksi. Selain itu, polisi juga mengerahkan water canon untuk mengurai massa. Kerusuhan saat dilakukan penyekatan ini, juga terjadi di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro dikonfirmasi Tribun Jatim Network, mengatakan, situasi semalam berhasil dikendalikan.

"Ada 3 anggota perguruan silat yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Selain itu, polisi juga mengamankan ratusan sepeda motor dari beberapa titik yang jadi konsentrasi penyekatan petugas.

Ratusan berbagai merek sepeda motor kini diamankan di pelataran Mapolres Lamongan. Karena beberapa kesalahan.

Peristiwa serupa juga terjadi di Surabaya.

Puluhan pesilat diamankan polisi di Surabaya.

Sejumlah 44 orang anggota perguruan pencak silat yang kedapatan melakukan konvoi kendaraan bermotor terjaring razia anggota Polrestabes Surabaya, yang digelar di sejumlah titik penyekatan dalam dan luar Kota Surabaya.

Lokasi penyekatan dalam razia tersebut dilaksanakan di kawasan ruas jalan Bundaran Waru, berposko tepat di depan Pos Lalu Lintas Mal Cito, Gayungan Surabaya.

Dari puluhan orang tersebut, enam orang diantaranya masih berusia di bawah umur dengan berstatus sebagai pelajar.

Sedangkan, 38 orang lainnya, berusia dewasa dan berstatus sebagai pekerja atau profesi karyawan swasta.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved