Berita Pasuruan
Cara Aktivis Pasuruan Kritisi Putusan DPRD Usul Pj Bupati, Aksi Teatrikal Badut Berdasi Suapi Bebek
Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Studi dan Advokasi (PUSAKA) memiliki cara unik dalam kritisi keputusan tujuh fraksi di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.
Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Aksi kritik teaterikal monolog yang dilakukan Lujeng Sudarto seorang diri di depan Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan atas kebijakan pengusulan satu nama oleh tujuh fraksi.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengaku sangat menghormati usulan fraksi - fraksi di DPRD. Menurutnya, hari ini, usulan nama itu akan segera disetorkan ke Menteri Dalam Negeri.
“Karena tidak ada perubahan atau revisi nama dari masing-masing fraksi untuk Pj Bupati Pasuruan, maka nama Nur Kholis akan tetap kami kirimkan ke Kemendagri. Saya menghormati apa yang menjadi keputusan demokras dan ini bagian dari proses demokrasi,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/aksi-kritik-teaterikal-monolog-yang-dilakukan-Lujeng-Sudarto-seorang-diri-di-depan-Gedung-DPRD.jpg)