Berita Viral
Nasib Kepsek SMP Medan Didemo Imbas Tahan Gaji Guru, Jelaskan Alasan Sikap, Wali Kota Bobby Tegas
Beginilah nasib Kepsek SMP Negeri 15 di Kota Medan yang didemo oleh para guru imbas menahan gaji.
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Jika Kepsek SMPN 15 yang lama memberikan perizinan mengajar di dua tempat, ditegaskan Laksamana, pihaknya juga akan memberikan sanksi.
"Pasti akan kita periksa Kepsek SMPN 15. Kalau terbukti memberikan izin tentu ada sanksi yang berlaku," terangnya.
Dijelaskan Laksamana, Kepala Sekolah SMPN 15 yang bermasalah sekarang, sudah dipanggil oleh pihaknya.
"Kepsek yang bermasalah, ibu Tiurmaida itu sudah kami panggil. Namun pemeriksaan kan dilakukan oleh Inspektorat. Pemanggilan kita hanya meminta Kepsek untuk tetap melanjutkan belajar mengajar dan harus tetap kondusif," terangnya.
Disinggung apakah ada kemungkinan kepala sekolah akan dicopot, Laksamana tegas mengatakan tidak.

"Enggaklah, belum tahu (apakah Kepsek akan dicopot dari jabatannya). Ini kan tindakan yang dilakukan Kepsek dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap guru jadi harus kita hargai itu. Hanya saja caranya menahan gaji guru yang salah," terangnya.
Sementara untuk sanksi guru yang melakukan double job tersebut, Laksamana juga belum bisa menjelaskan.
"Sanksi guru yang double job kita tunggu ajalah dulu hasil pemeriksaan inspektorat ya. Karena saat ini surat permohonan pemeriksaan baru kita layangkan hari ini ke Inspektorat. Setelah selesai baru bisa kita komentari lebih lanjut," katanya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution merespon kejadian peperangan antara guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) di SMPN 15 Jalan Syahruddin Sitirejo Kecamatan Medan Amplas Kota Medan.
Menurut Bobby Nasution kedua belah pihak baik guru maupun Kepsek sama-sama memiliki kesalahan yang sama.
Dikatakan Bobby Nasution, pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap kedua pihak.
"Terkait SMPN 15 ini saya sudah minta diperiksa semua dengan Disdik Medan termasuk guru dan Kepseknya," jelasnya usai menghadiri kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Lapangan Benteng Medan, Rabu (20/9/2023).

Diterangkannya, meski dalam video yang viral Kepala Sekolah yang terlihat salah. Sang guru tersebut juga memiliki kesalahan Indisipliner.
"Bukan karena memviralkan jadi tidak kita periksa. Karena disitu kita lihat gurunya ini juga melakukan kesalahan. Gurunya ini mengajar di sekolah swasta. Dia ASN mengajar di SMPN 15 tapi saya dapat informasinya gurunya jarang masuk dan lebih memilih mengajar di SMP Swasta," terangnya.
Dinilai Bobby Nasution, Kepala Sekolah ini hanya ingin memberikan teguran kepada guru tersebut.
Kepsek SMPN 15 Medan
Pemerintah Kota Medan
Dinas Pendidikan Kota Medan
Laksamana Putra Siregar
Wali Kota Medan
Bobby Nasution
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Tantiem Komisaris BUMN Dihapus Presiden, Prabowo Heran Perusahaan Rugi Malah Repot Bagi Bonus |
![]() |
---|
Sosok Salsa Erwina Hutagalung Tantang Debat 'Orang Tolol Sedunia', Ahmad Sahroni: Ane Masih Bloon |
![]() |
---|
Respons BGN Terkait Tempat Makan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi & Pakai Bahan Berbahaya |
![]() |
---|
Mantan Pimpinan KPK Duga Noel Ebenezer Dilaporkan Orang Dekat: Ruangan Kawan Disadap |
![]() |
---|
Modus Pinjam Sebentar Bikin Motor Wanita ini Raib di Tangan Kenalannya, Sempat Memaksa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.