Mertua Bunuh Menantu Hamil di Pasuruan
Lama Ditinggal Istri, Khoiri Mertua Bunuh Menantu Hamil di Pasuruan Sering Sewa PSK, Mabuk-mabukan
Kasus mertua bunuh menantu hamil di Pasuruan masih menjadi perbincangan. Kini muncul fakta terbaru dari sosok Khoiri, pelaku pembunuhan tersebut.
TRIBUNJATIM.COM - Kasus mertua bunuh menantu hamil di Pasuruan masih menjadi perbincangan.
Kini muncul fakta terbaru dari sosok Khoiri, pelaku pembunuhan tersebut.
Adapun Khoiri (52), mertua bejat di Pasuruan itu ternyata sering menyewa PSK.
Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz mengatakan, Khoiri sering menyewa Pekerja Seks Komersial.
Hal ini lantaran nafsu bercinta Khoiri masih tinggi, sedangkan sang istri sudah meninggal 10 tahun lalu.
“Pelaku ini sering ke tempat prostitusi untuk menyewa PSK. Ini juga masih dalam pengembangan lebih lanjut. Penyidik akan dalami lebih lanjut,” ucap Hari Aziz, dikutip dari Tribunnews via Tribun Jateng.
Baca juga: Pilu Ibu Mandikan Putrinya Korban Mertua Bunuh Menantu, Padahal 13 November Rencana Tingkeban: Tega
Hari Aziz mengatakan, jika motif pembunuhan itu karena korban Fitria (23) menolak diajak berhubungan badan.
Saat itu, korban sedang berdua dengan pelaku di rumah mereka, Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan.
Korban sedang istirahat di kamar setelah selesai mandi.
Pelaku Khoiri lalu menghampiri korban dan berusaha merudapaksa korban.
Khoiri pun akhinrya mengakui jika dirinya hendak merudapaksa sang menantu yang sedang hamil tersebut.
Namun korban, Fitria (23) melawan hingga membuat Khoiri marah dan melukai leher korban.
"Pembunuhan tersebut dilakukan di dalam rumahnya dengan cara melukai leher korban menggunakan sebilah pisau dapur," ungkap Hari Aziz, Kamis (2/11/2023).
Tak hanya itu, Khoiri juga sering mabuk-mabukan.
Hal itu terungkap saat dirinya dinterogasi oleh anggota Polsek Purwodadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Khoiri-mertua-bunuh-menantu-hamil-sering-sewa-PSK.jpg)