Berita Viral

Pengakuan Pemilik Harimau yang Terkam Warga Samarinda Sampai Tewas, Polisi Temui Hewan Eksotis Lain

Pengakuan pemilik harimau yang menerkam warga Samarinda sampai tewas, polisi menemui hewan eksotis lainnya yang ada di dalam rumah tersebut.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Banjarmasinpost
Penampakan kandang harimau dan macan di Samarinda yang menewaskan seorang warga 

Menurut BKSDA Kaltim, Andre pernah mengajukan izin penangkaran ke lembaga ini.

Namun karena penerbitan izin harus dari kementerian, BKSDA Kaltim hanya memberikan informasi terkait persyaratan untuk memelihara hewan-hewan langka tersebut.

ART Suprianda tewas diterkam harimau Sumatera majikannya di Samarinda, Kalimantan Timur
ART Suprianda tewas diterkam harimau Sumatera majikannya di Samarinda, Kalimantan Timur (Dok Polresta Samarinda - TribunKaltim.co/Sintiya Alfatika Sari)

Diketahui, Andre pemilik harimau Samarinda ini berusia 41 tahun.

Andre memiliki postur tinggi tegap dan berkulit putih dengan rambut tercukur rapi.

Andre pemilik harimau Samarinda seorang pengusaha kayu di Kalimantan Timur.

Ia merupakan putra dari Soan, seorang pengusaha kayu olahan terbesar di Kalimantan Timur, yang basis usahanya di Kutai Timur.

Selain menjadi pengusaha kayu, Andre juga memiliki tempat fitness di Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Baca juga: 7 Anak Harimau YouTuber Alshad Ahmad Mati, Aliansi Pecinta Satwa Liar Pertanyakan Izin Penangkaran

Andre hobi memelihara anjing ras mulai herder hingga pitbul.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, tercatat Andre memelihara secara ilegal 2 ekor harimau dan 1 macan dahan di kediamannya.

Dari pengakuan Andre kepada polisi, seluruh hewan buas itu dikirim secara ilegal dari Jakarta.

Dalam proses penyelundupan itu, hewan-hewan itu dikirim melalui jalur laut yang disembunyikan di dalam roda empat hingga tiba di rumah AS.

Tetangga di sekitarnya tersebut mengaku tak mengetahui jika pemilik rumah memelihara harimau.

Baca juga: Istri Histeris Temukan Suprianda Tewas di Kandang Harimau, Majikan Pernah Ancam Pecat Sang ART

Rumah ini berada di Jalan Wahid Hasyim II, RT 10, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur memelihara harimau Sumatera.

Salah satu tetangga sekitar mengatakan keluarga Andre sangat tertutup dan jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

"Mereka tertutup. Jadi tidak ada yang kenal. Ketua RT saja tidak ada yang pernah tembus masuk kalau ada sosialisasi kegiatan lingkungan," ucap Mayang (48).

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved