Berita Viral
Pengakuan Pemilik Harimau yang Terkam Warga Samarinda Sampai Tewas, Polisi Temui Hewan Eksotis Lain
Pengakuan pemilik harimau yang menerkam warga Samarinda sampai tewas, polisi menemui hewan eksotis lainnya yang ada di dalam rumah tersebut.
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Kondisi ketiga satwa liar itu dipastikan sehat.
Ari Wibawanto juga kembali mengatakan bahwa pada 2021 lalu Andre pernah mengajukan perizinan penangkaran.
Namun karena kewenangan mengeluarkan perizinan ada di kementerian, pihaknya hanya memberikan informasi terkait persyaratan untuk memelihara hewan-hewan langka tersebut.
"Tapi sampai saat ini perizinan itu tidak keluar. Jadi jelas keberadaan hewan-hewan ini ilegal," tegasnya.
Saat ini mereka masih mengobservasi tiga satwa liar tersebut sambil mengambil sample DNA untuk dikirim ke pusat.
Tampang AS alias Andre, pemilik harimau Samarinda akhirnya bisa dilihat publik.
Meski Andre terus berusaha menyembunyikan wajahnya.
Pemilik harimau Samarinda ini juga akhirnya buka suara meski sangat singkat.
Polresta Samarinda akhirnya menunjukkan sosok AS alias Andre, pemilik harimau yang terkam Suprianda hingga tewas.
Suprianda, pria beusia 27 tahun itu ditemukan tewas pada Sabtu (18/11/2023) lalu.
Saat ditampilkan kepada publik, tersangka Andre tampak mengenakan baju pesakitan berwarna orange dengan nomor 077, tangan terborgol, dan memakai masker.
Andre memiliki postur tinggi tegap dan berkulit putih dengan rambut tercukur rapi.
Ia terus menunduk dan berupaya menutupi wajah menggunakan tangannya yang terlihat gemetar.
"Saya pasti bertanggung jawab pada keluarga almarhum," hanya kalimat itulah yang keluar dari mulut pria berusia 41 tahun tersebut saat TribunKaltim.co menanyakan beberapa hal, seperti dikutip TribunJatim.com
Baca juga: Warga Bojonegoro Ngaku Lihat Harimau di Ladang, Diduga Sedang Cari Makan, Dicari Penuh Waspada
Malam harinya Satreskrim Polresta Samarinda kembali melakukan penggeledahan menyeluruh kediaman Andre yang berada di Jalan Wahid Hasyim II, RT 11, Kelurahan Sempaja Barat, kecamatan Samarinda Utara dan menemukan seekor Macan Dahan yang disembunyikan di dalam rumah utama.
Lalu harimau terakhir kembali ditemukan pada Rabu (22/11/2023) kemarin.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menyebutkan harimau terakhir yang ditemukan masih anakan.
Diperkirakan usia harimau yang juga jantan tersebut masih di bawah 1 tahun dengan tinggi bada 50 centimeter dan berat 50 kilogram.
"Memang sempat disembunyikan oleh pelaku.
Namun setelah kita lakukan pendekatan akhirnya dia mengaku ada lagi satu harimau lain," sebutnya.
Baca juga: Keji Siswa MAN Dibully 20 Orang, Korban Dipaksa Minum Air Ludah & Tangan Dibakar, Ibu Nangis
Dari pengakuan Andre kepada polisi, seluruh hewan buas itu dikirim secara ilegal dari Jakarta.
Dalam proses penyelundupan itu, macan-macan itu dikirim melalui jalur laut yang disembunyikan di dalam roda empat hingga tiba di rumah AS.
"Dari siapa dia beli, sudah berapa lama memelihara itu masih kita dalami lagi," jelas Kombes Pol Ary Fadli.
"Juga setelah dilakukan pendalaman, tersangka mengaku mengoleksi hanya sekadar hoby saja," jelasnya.
Berita viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Penampakan-kandang-harimau-dan-macan-di-Samarinda-yang-menewaskan-seorang-warga.jpg)