Buang Nasi Bungkus Pemberian Warga Aceh, Pengungsi Rohingya Ungkap Alasannya: Suka Makanan Pedas
Publik Indonesia geram melihat pengungsi Rohingya karena dinilai tidak tahu terima kasih.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Buang nasi bungkus sumbangan warga Aceh, seorang pengungsi Rohingya akhirnya menjelaskan alasannya.
Diketahui video pengungsi Rohingya membuang nasi bungkus tersebut sempat membuat media sosial heboh.
Sontak publik Indonesia geram melihat ulah pengungsi Rohingya karena dinilai tidak tahu terima kasih.
Pihak pengungsi Rohingya pun angkat bicara soal tuduhan membuang nasi bungkus yang diberikan.
Diketahui kedatangan pengungsi Rohingya telah menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat lokal.
Seiring berjalannya waktu, warga Aceh semakin enggan menerima kedatangan para pengungsi Rohingya.
Penolakan ini muncul akibat perilaku para pengungsi yang dianggap tidak pantas di tengah masyarakat setempat.
Kelakuan mereka telah membuat geram warga, terutama di wilayah yang menjadi tempat penampungan para pengungsi tersebut.
Terbaru para pengungsi menggunakan tambak warga setempat sebagai tempat buang air besar (BAB) dan mandi.
Aksi para pengungsi Rohingya tersebut seketika membuat warga geram, mereka akhirnya dipindahkan secara paksa.
"Tentu saja, tindakan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan potensi konflik antara pengungsi dan masyarakat lokal," terang Keuchik Gampong Batee Zakaria, Sabtu (16/12/2023).
Namun perlu diakui bahwa masalah ini mungkin merupakan hasil dari kurangnya persiapan infrastruktur dan koordinasi yang memadai dalam menanggapi kehadiran pengungsi Rohingya.
Keuchik Zakaria menegaskan bahwa masyarakat sebelumnya menolak kedatangan pengungsi Rohingya.
Namun mereka setuju untuk menampung sementara atas permintaan Pemerintah Kabupaten Pidie.
Baca juga: Pantas Warga Geram ke Pengungsi Rohingya di Aceh, Ketahuan BAB Sembarangan, Nasi Bungkus Dibuang
Dalam kondisi ini, mungkin perlu dipertanyakan apakah pemerintah setempat telah menyediakan infrastruktur yang memadai.
Usulan Dewan Kesenian Demi Majukan Kebudayaan di Kota Batu, Singgung Perda dan Museum |
![]() |
---|
Hasil Kolaborasi Pemkot dan Kejari Kota Malang, Kini 25 Anak Sah Miliki Status Perwalian |
![]() |
---|
Sosok Affan Driver Ojol yang Dilindas Brimob Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Ayah Tuntut Keadilan |
![]() |
---|
Mbah Marsuna Meringis Dibawa Keluarganya ke Kantor Damkar, Jari Sudah Bengkak dan Terluka |
![]() |
---|
BPN Kediri Merespons Aksi Warga Puncu, Akan Lakukan Pencocokan Ulang Data Peta Tanah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.