Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kebakaran Rumah Elit di Surabaya

Cerita Petugas Pemadam Temukan Lansia Stroke Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah Elit Surabaya

Cerita petugas pemadam menemukan lansia stroke tewas terpanggang dalam kebakaran rumah elit di Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Sebuah rumah elit di kawasan North Emerald Mansion, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, terbakar, Sabtu (13/1/2024) malam. Kebakaran tersebut, menyebabkan seorang penghuni rumah, lansia tewas terpanggang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini menjelaskan kondisi korban tewas dalam kebakaran rumah elit di kawasan North Emerald Mansion, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Sabtu (13/1/2024) malam. 

Diketahui, korban berinisial ST (61). 

Posisi tubuh korban ditemukan berada di atas kasur kamar pribadi korban dengan kondisi telentang. 

Korban juga diketahui dalam keadaan sakit stroke separuh badan.

Penyakit tersebut dialami korban selama kurun waktu selama setahun terakhir. 

"Ternyata begitu dilihat apinya tadi, ternyata sudah ada korban. Warga. Di mana kondisinya dia stroke, yaitu seorang laki-laki. Dia sakit stroke kurang lebih sudah setahun," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi. 

Berdasarkan pemantauannya, area yang terbakar dalam rumah dua lantai berukuran 25 m x 10 m tersebut, berada di dalam kamar pribadi yang dihuni oleh korban. 

"Ditemukan di kamar, lokasinya. Jadi yang terbakar lokasinya di kamar. Satu ruang aja. Iya korban terbakar," katanya. 

Dia menyebutkan, sekitar delapan unit truk pemadam berbagai jenis dikerahkan untuk melakukan pemadaman kebakaran di rumah tersebut. 

Baca juga: Kronologi Lansia Stroke Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah Elit di Surabaya, Keponakan Syok

"Jumlah unit ada 8 truk, terdiri 5 unit tempur Pos Lakarsantri, 3 unit rescue," jelasnya. 

Rini menjelaskan, proses pemadaman kebakaran tersebut pertama kali dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran komplek perumahan.

Kemudian, dibantu oleh truk pemadam kebakaran dari DPKP Kota Surabaya

"Begitu laporan api sudah besar. Kemudian berasap, dari teman-teman Citraland sudah melakukan penyemprotan dan teman DPKP hadir bersama lalu menyemprot. Informasinya ada di dalam kamar. Posisi kobaran api," katanya. 

Disinggung mengenai dugaan penyebab kebakaran, Rini menegaskan, penjelasan mengenai hal tersebut bakal disampaikan oleh pihak kepolisian melalui hasil penyelidikan mendalam yang melibatkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved