Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilpres 2024

Tak Bisa Jadi Petugas Lipat Surat Suara, Bu Isma Ngaku Disalip 'Orang Dalam': Katanya Enggak Becus

Padahal Isma mengaku telah berusaha sekuat tenaga untuk bisa memenuhi target harian, namun merasa tidak dihargai.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Isma mengaku tak bisa jadi petugas sortir lipat surat suara di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (11/1/2024). 

Ia hanya luntang-lantung tanpa kepastian di sebuah pos di depan GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Susah-susah gampang nih masuknya. Saya ketendang karena (waktu di Kebon Jeruk) saya melipat tujuh dus saja, maksimal delapan soalnya," kata Isma, saat ditemui Warta Kota.

"Makanya saya buat tim baru lagi, udah enggak boleh. (Harus menghasilkan) surat suara enggak boleh kurang dari delapan box, kejamnya di situ, bilangnya katanya enggak becus," imbuhnya.

Padahal Isma mengaku telah berusaha sekuat tenaga untuk bisa memenuhi target tersebut, namun ia merasa tidak dihargai.

Akan tetapi, alasannya kini tak bisa menjadi petugas sortir lipat adalah karena kapasitas GOR Tanjung Duren yang tidak mencukupi.

Selain itu ia memandang bahwa ada banyak orang dalam yang membuat Isma tersingkir menjadi petugas sortir lipat.

"Karena kepenuhan, saya kesingkir sama Kebon Jeruk. Banyakan pakai orang dalam."

"Gigit jari saya, nunggu. Punya name tag (tanda pengenal) belum tentu masuk," ungkapnya.

Padahal Isma mengaku telah datang ke lokasi pelipatan sejak pukul 07.00 WIB.

Ia naik ojek online dari rumahnya di Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat.

"Makanya saya bingung gimana saya pulang, harus ada duit," pungkasnya.

Isma (40), warga yang tak bisa masuk menjadi petugas sortir lipat di GOR Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Isma (40), warga yang tak bisa masuk menjadi petugas sortir lipat di GOR Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Wartakotalive.com)

Sementara itu Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, mengkonfirmasi bahwa petugas sortir lipat merupakan mereka yang pernah terlibat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Selain itu para petugas tersebut merupakan orang-orang yang termasuk teman, saudara, serta masyarakat setempat.

"Ini semua sebenarnya bukan orang jauh, pasti ini semua temannya teman dari lingkungan KPU sendiri."

"Baik lingkungan petugas kecamatan, kelurahan, maupun teman-teman dari staff di kecamatan dan kelurahan masing-masing, jadi bukan orang jauh," ungkap Isti.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved