Waktu Terbaik Membaca 'Rabbighfirli Warhamni Watub Alayya', Dzikir Rajab Bahasa Arab dan Terjemahan
Inilah bacaan dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya Bahasa Arab dan terjemahan. Baca saat bulan Rajab, dianjurkan untuk menutup doa shalat Dhuha.
TRIBUNJATIM.COM - Dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya baik diamalkan di Bulan Rajab.
Lantas apa arti dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya?
Berikut bacaannya dalam Bahasa Arab dan terjemahan Bahasa Indonesia.
Diketahui, umat Islam saat ini memasuki bulan Rajab 1445 Hijriah sejak hari Senin (13/01/2023).
Baca juga: Niat Puasa Qadha Ramadan dan Senin-Kamis di Bulan Rajab, Segera Bayar Hutang Puasa Bagi yang Belum
Pada masa Jahiliyah, masyarakat Arab sangat memuliakan bulan Rajab dengan menghentikan dan melarang pertempuran selama bulan ini berlangsung.
Nama bulan Rajab berasal dari kata rajaba asy-Syai'a, yang artinya memuliakan dan menghormati.
Rajab masuk dalam salah satu dari keempat bulan Asyhurul Haram yang dimuliakan Allah SWT.
Ada salah satu amalan yang dianjurkan dalam bulan Rajab, yakni membaca dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya.
Berikut waktu yang tepat membaca dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya saat bulan Rajab:
Baca juga: Besok 10 Rajab 1445 H/2024, ini Keistimewaannya Menurut Maimoen Zubair, Disertai Bacaan Niat Puasa
Baca juga: Awal Ramadan 2024/1445 H Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Berbeda Tanggal? Berikut Prediksi BRIN
Bacaan dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ
Rabbighfirli warhamni watub alayya
Artinya: Ya Tuhanku ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku.
Doa ini juga menjadi doa yang dianjurkan untuk menutup doa shalat Dhuha dengan lafal berikut ini sebanyak 40 atau 100 kali jika memungkinkan:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
rabbighfirli warhamni watub alayya
Bulan Rajab
arti dzikir rabbighfirli warhamni watub alayya
Bahasa Arab
Bahasa Indonesia
Rajab 1445 Hijriah
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Program Police Goes to Pesantren di Sidoarjo, Santri Antusias Belajar Keselamatan Berkendara |
|
|---|
| Sebanyak 32 Janda di Mojokerto Jadi Korban Pria Asal Sidoarjo, Korban Diajak Staycation di Pacet |
|
|---|
| Mengenal Reog Kendang, Kesenian Khas Tulungagung yang Lahir dari Kisah Gemblak Pencari Jati Diri |
|
|---|
| Puskesmas Buka Suara soal Pasien Sesak Napas Diberi Obat Mata, Terima Komplain Dengan Senang Hati |
|
|---|
| Asal-Usul Telaga Guyang Warak Pacitan, Jejak Karst Purba yang Kini Terancam Mengering |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-berdoa-agar-dibukakan-pintu-rezeki-di-bulan-Ramadan.jpg)