Capek-capek Bersihkan, Pak Kades Nangis Kesal Ada Sampah Lagi di Pinggir Jalan, Aksinya Tuai Sorotan
Capek-capek bersihkan, Pak Kades nangis kesal ada sampah lagi di pinggir jalan.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Ia mengaku dirinya sudah tak bisa berkata-kata lagi karena ulah para pelaku pembuang sampah sembarangan tersebut.
Saking kesalnya, ia pun menduga pelaku tampak sengaja membuang sampah ke area tersebut.
Karena kesal, petugas kebersihan tersebut akhirnya menangis sembari mengeluh kepada temannya.
"Urang teh capek Ton (Aku udah capek Toni)," ujarnya sembari menangis kesal, melansir Tribun Jabar.
Ia mengatakan, aksi pembersihan yang dilakukannya tersebut sukarela dia lakukan, bahkan tanpa bantuan.
"Masalah tanaga mah keun bae urang mah Ton, tinggali barudak capek, can make biaya eta teh," ungkapnya.
(Masalah tenaga tidak masalah, tapi lihatlah teman-teman yang lain capek, belum lagi mengeluarkan biaya)

Karena kesal, ia mengumpat kepada para pelaku pembuang sampah sembarangan.
Ia sudah tak habis pikir para pelaku seolah menormalisasi perbuatan membuang sampah sembarangan tersebut.
Sembari mengusap air matanya, sementara petugas kebersihan itu pun ditenangkan oleh temannya.
Dengan emosional, petugas kebersihan tersebut mengaku dirinya sudah capek.
Ia pun mengasihani pejalan kaki dan pengendara yang melintas jalan tersebut bisa terkena kecelakaan karena tumpukan sampah tersebut.
Setelah cukup tenang, ia mengungkap alasannya menangis bukan karena lebay.
Ia ingin meluapkan kekesalannya karena para pelaku pembuang sampah sembarangan tersebut.
Baca juga: Nasib Perawat Wanita Nangis Gemetar Ditampar Pasien Pria, Pelaku Menyangkal, Bilang Cuma Dorong
Tak ayal aksi petugas kebersihan menangis sembari meluapkan kekesalannya tersebut menjadi sorotan netizen.
Daftar Hitam Kelakuan Polisi Seminggu Terakhir, Bikin Pelajar Koma hingga Ojol Tewas Tragis |
![]() |
---|
Heboh Nenek di Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Rumah, Kondisi Tak Dikenali, Polisi: Diduga Sakit |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Pencurian Pikap di Lumajang Terlacak GPS - Kebakaran Warung Makan di Tuban |
![]() |
---|
Usulan Dewan Kesenian Demi Majukan Kebudayaan di Kota Batu, Singgung Perda dan Museum |
![]() |
---|
Hasil Kolaborasi Pemkot dan Kejari Kota Malang, Kini 25 Anak Sah Miliki Status Perwalian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.