Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Capek-capek Bersihkan, Pak Kades Nangis Kesal Ada Sampah Lagi di Pinggir Jalan, Aksinya Tuai Sorotan

Capek-capek bersihkan, Pak Kades nangis kesal ada sampah lagi di pinggir jalan.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/sedangrame
Pak Kades nangis sudah capek-capek bersihkan jalan, ada sampah lagi 

Satu di antaranya menertibkan dan membersihkan jalan di desanya yang kerap jadi sarang pembuangan sampah sembarangan.

Tak jarang Kades yang akrab disapa Mang Kiclik ini membagikan kegiatannya bersama para pemuda di desanya melakukan kegiatan pembersihan sampah.

Menariknya lagi, ternyata sang Kades pun sempat terlibat dalam pembersihan sampah bersama para TNI dan warga setempat.

Tampaknya Mang Kiclik ini memang menjaga betul kebersihan di lingkungannya.

Ia tak bosan-bosan mengajak pengikutnya dan warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga: Tak Terima Ditegur, Pengendara Motor Lempar Sampah ke Rumah Warga, Aksi Balas Dendamnya Terekam CCTV

Sebelumnya viral di media sosial aksi Pak RT nyebur gorong-gorong demi bersihkan sampah.

Pak RT tersebut diketahui bernama Cepi Supriadi (38).

Cepi Supriadi merupakan Ketua RT 4/2 Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Aksinya saat membersihkan sampah sampai masuk ke dalam gorong-gorong ketika banjir panen pujian publik.

Saat ditemui TribunnewsBogor.com di kediamannya, Cepi menceritakan kalau kejadian tersebut bermula seusai dirinya mengantarkan salah satu warganya yang melahirkan ke Puskesmas Caringin.

"Pas kita pulang anterin yang melahirkan, itu hujan langsung gede, adalah salah satu warga laporan ini ada rumah desa sebelah rumah teh Lilis kebanjiran," ujarnya, Rabu (17/1/2024).

Lebih lanjut ia menceritakan, lokasi yang dilaporkan warganya tersebut tidak jauh dengan kediaman warganya yang baru melahirkan.

"Kebetulan di dekat lokasi kejadian, saya berusaha gercep lah, akhirnya minjem jas ujan di orang dekat situ. Saya awalnya jongkok, karena hujan makin gede, saya turun langsung, langsung nyebur," lanjutnya.

Saat nyebur di gorong-gorong dirinya menemukan faktor yang membuat Jalan Raya Bogor-Sukabumi banjir ternyata akibat volume sampah yang menyumbat saluran air.

"Lihat ke lokasi ternyata saya turun langsung luar biasa ternyata ada sampah yang seperti kaya gulungan karpet yang menghambat aliran air," kata Cepi.

Ia juga menceritakan kalau dirinya sempat menyelam di gorong-gorong tersebut untuk mencari tahu penyebab tersebar dari banjir tersebut.
 
"Sempat nyelam, di gorong-gorong sekitar 10 menitan, banyak sampahnya, yang paling besar ya gulungan karpet itu, ada potongan kayu, bekas pampers," terangnya.

Usai dirinya membersihkan gorong-gorong tersebut faktor luapan tersebut ternyata filter sampah yang biasanya berada di gorong-gorong ternyata hilang diambil oleh oknum warga.

"Setelah saya angkat lumayan agak surut, setelah ditelusuri, ternyata ada dua tempat yang saringan sampahnya enggak ada, ada yang ambil, biasanya tukang apa gitu," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved