Berita Gresik

Nobar Film Dirty Vote di Gresik Dibubarkan Intel saat Masa Tenang, Dilarang Mengudang Komunitas

Nobar Film Dirty Vote di Gresik Dibubarkan Intel saat Masa Tenang, Dilarang Mengudang Komunitas

Penulis: Sugiyono | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Sugiyono
FILM DIRTY VOTE - Direktur Eksekutif Ecoton Prigi Arisandi saat menata tempat untuk nobar Film Dirty Vote - River Warrior, Senin (12/1/2024).. 

TRIBUNNJATIM.COM, GRESIK - Kegiatan nonton bareng (Nobar) Film Dirty Vote - River Warrior di Gedung Inspirasi Ecoton (Ecological Observation & Wetlands Consevation ), Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, Senin (12/2/2024)..

Menurut Direktur Eksekutif Ecoton Prigi Arisandi, rencana nobar Dirty Vote - River Warrior disebarkan via grup WhatsApp di kontak WhatsApp dan komunitas river.warrior dan nowaste.surabaya. 

"Peserta pertama RSVP kehadiran via wa sebanyak 6 orang, 14 org via langsung daftar," kata Prigi Arisandi, melalui telepon selulernya. 

Dari penyebaran poster nobar Dirty Vote - Rover Warrior di media sosial, membuat jajaran Polsek Wringinanom - Polres Gresik mendatangi Gedung Inspirasi Ecoton. 

Kegiatan nobar akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB. Namun, pukul 14.11 WIB, Intel Polsek Wringinanom mendatangi kantor Ecoton.

Kedatangannya untuk melarang Nobar di masa tenang, agar tidak mengadakan kegiatan atau mengundang komunitas, memberi tontonan yang terkait Pemilu. 

"Pak Suhariyono, Kanit Intel Polsek Wringinanom Polres Gresik datang ke Gedung Inspirasi Ecoton yang merupakan rumah Thara. Dia meminta, agar tidak mengundang komunitas, karena saat ini masa tenang," kata Prigi, mengutip himbauan Kanit Intel tersebut.

Lebih lanjut Prigi menambahkan, bahwa jika tetap mengadakan nobar tersebut, maka akan didatangkan jajaran Muspika Wringinanom, mulai Camat, Danramil dan Satpol PP.

"Jika tetap dilaksanakan kegiatannya, akan dilakukan monitoring, akan dimintai data lengkap, semua yang hadir diacara nobar dengan akan ditindak oleh 3 pilar (Koramil, Satpol PP dan Kepolisian," imbuhnya. 

Selain itu, kedatangan Kanit Intel Polsek Wringinanom tersebut juga memberikan arahan agar, kegiatan nobar Dirty Vote harus memberitahukan kepada Muspika dan Desa. 

"Dia menyarankan, harusnya kegiatan nobar ada pemberitahuan kepada Muspika dan Desa," katanya. 

Sementara Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Wiwit Mariyanto saat dikonfirmasi terkait larangan menonton film Dirty Vote di sangar Ecoton, tidak menjawab.

Padahal, telepon seluler WhatsApp, terlihat berdering.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved