Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Gresik

Kronologi Penemuan Jasad Wardatun versi Suami, Mertua Ngira Mantu Digigit Ular: Ada Lubang di Leher

Mahfud (42), suami Wardatun mengungkap detik-detik ia menemukan jasad istrinya di kamar tidur.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Mahfud (baju biru), suami Wardatun mengungkap detik-detik ia menemukan jasad istrinya di kamar tidur. 

Khuzaini mengatakan, sekitar pukul 03.00 WIB, ia sempat mengetuk pintu rumah Mahfud untuk membangunkan makan sahur.

Karena tak ada respons, dia pun kembali ke rumahnya yang berdampingan dengan rumah korban.

Seusai salat, Khuzaini kembali pulang ke rumah dan melanjutkan bersih-bersih.

Baca juga: BREAKING NEWS - Wanita Gresik Tewas Mengenaskan di Sebelah Balita, Uang Ratusan Juta Dirampok

Istri korban perampokan di Gresik. Dikira akhiri hidup hingga tewas digigit ular. Suami baru tahu saat lihat uang senilai hampir Rp 160 juta di dalam laci kamar dan handphone juga raib.
Istri korban perampokan di Gresik. Dikira akhiri hidup hingga tewas digigit ular. Suami baru tahu saat lihat uang senilai hampir Rp 160 juta di dalam laci kamar dan handphone juga raib. (Istimewa/TribunJatim.com)

"Kemudian tertidur, tahu-tahu dibangunkan Mahfud sambil meminta tolong. Saya langsung lari ke rumah dan masuk kamar. Dan melihat Datun (panggilan akrab Wardatun Thoyyibah) tertelungkup di lantai. Di kasur juga banyak darah. Sedangkan anaknya masih tidur," kata Khuzaini.

Saat itu, Khuzaini mengaku langsung mengangkat jasad Datun ke atas tempat tidur.

Lalu ia mengambil anak korban yang masih tidur.

Setelah itu, ia membersihkan tempat tidur dan membersihkan wajah Datun yang berlumuran darah menggunakan tangan.

"Saya kira digigit ular, sebab terlihat ada lubang-lubang di leher. Baju daster yang dipakai juga berlumuran darah. Baru sadar kalau itu pencurian, setelah anak saya (Mahfud), mengetahui uang di lemari tidak ada dan pintu belakang terbuka," ungkapnya.

Setelah itu, tetangga ramai dan perangkat desa datang yang kemudian lapor ke Polisi.

"Baru kali ini ada pencurian juga pembunuhan. Setahu saya, tidak ada kejadian seperti ini," tuturnya.

Menurut Khuzaini, setiap hari Mahfud selalu tidur larut malam, di atas pukul 01.00 WIB.

Sebab Mahfud menghitung laporan keuangan selesai hasil penjualan pulsa, penarikan uang dan pembayaran token listrik.

"Kemungkinan saat terlelap tidur, di atas pukul satu pagi, pencuri masuk rumah. Sehingga, saat sahur saya mengetok pintu pukul 03.00 WIB sudah tidak ada respons," tandasnya.

Salah satu fakta baru yang terungkap adalah pihak kepolisian sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi pelaku.

Hal ini lantaran pihan keluarga telah membersikan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved