Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Lamongan

Ada 1.874 Calon Jemaah Haji Asal Lamongan Bakal Berangkat ke Tanah Suci, ini Persiapannya

Sebanyak 1.874 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan akan  berangkat  ke tanah suci pada 1445 Hijiriah atau tahun 2024 ini.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Para calon jemaah haji Lamongan mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kabupaten di lapangan Masjid Namira, Sabtu (20/4/2024) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sebanyak 1.874 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan akan  berangkat  ke tanah suci pada 1445 Hijiriah atau tahun 2024 ini. 

Jumlah CJH Lamongan tahun lebih banyak dibanding tahun 2023 yang hanya 1.614 calon jemaah haji.

"Kalau jumlah CJH sudah pasti dan lebih banyak dari tahun kemarin (2023)," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur  kepada Tribun Jatim Network saat di acara bimbingan manasik haji tingkat kabupaten di Lapangan Masjid Namira, Sabtu (20/4/2024).

Calon jemaah haji Lamongan itu akan berangkat terbagi menjadi lima kloter. Kloter lima berangkat 11 Mei 2024, dan kloter 6,7,8, dan 9 berangkat 12 Mei 2024 menuju asrama haji Sukolilo.

Baca juga: Alasan Kunjungan Wisata di Lamongan pada 2023 Meningkat hingga 2 Juta Wisatawan, Singgung Tradisi

"Mereka akan berangkat dalam dua hari pada bulan Mei mendatang ke Surabaya. Dan pada 12 -13 Mei berangkat menuju tanah suci," kata Ghofur.

Para calon jemaah haji berangkat terbagi dalam  45  armada bus. Untuk satu bus diisi 41 jamaah, sedang untuk 1 kloter jumlah 371 CJH. 

Karena sudah pelunasan, maka sudah pasti berangkat menjadi lima kloter.

Insya Allah di antara mereka tidak ada yang bakal bergabung dengan CJH daerah lain saat pembagian kelompok terbang (kloter).

"Kita doakan CJH asal Lamongan sehat  semua. Berangkat sampai pulang kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Dan menjadi haji yang mabrur," katanya.

Karena  lima kloter yang berisi CJH Lamongan, Kemenag harus menyiapkan petugas kloter dan PPIH adalah mereka yang telah mengikuti seleksi ketat, dan yang lulus juga melanjutkan untuk mengikuti bimbingan teknis.

Baca juga: PDIP Lamongan Buka Penjaringan Bacabup Secara Terbuka, Ketua DPC: Pemetaan Potensi

Pelayanan berkualitas akan diwujudkan melalui 41 pendamping haji yang akan mendampingi seluruh jamaah haji Lamongan

Meraka adalah 10 PPIH  yang bertugas melakukan pembinaan, pelayanan umum, bimbingan ibadah, pelayanan kesehatan, serta perlindungan jemaah), 16 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) yang bertugas aspek kesehatan dan penyelenggaraan.

Delapan PHD (bertugas membantu PPIH Kloter dalam memberikan layanan kepada jamaah haji, dan 6 pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) yang bertugas yang memberi pendampingan selama ibadah haji berlangsung.

Saat pelaksanaan haji sebelumnya, petugasnya terdiri atas  masing–masing seorang dokter, pembimbing ibadah dan kloter. Serta, dua perawat. Tenaga dokter dan perawat berasal dari dinas kesehatan setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved