Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Hancur Hati Ayah Anak Dirudapaksa hingga Hamil dan Lahiran, si Staf Kelurahan Masih Bebas: Depresi

Sungguh hancur hati ayah yang melihat anaknya dirudapaksa oknum staf kelurahan hingga hamil dan melahirkan. Sayangnya si jabang bayi tak selamat.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Tribunnews.com
Ilustrasi korban gadis dirudapaksa oleh oknum staf kelurahan di Tangerang Selatan 

TRIBUNJATIM.COM - Sungguh hancur hati ayah yang anaknya dirudapaksa oleh oknum staf kelurahan hingga hamil dan melahirkan.

Tak hanya dampak fisik, psikis korban juga terganggu.

Sang ayah menceritakan kondisi anaknya yang menjadi depresi dan ODGJ pasca dihamili oleh pelaku.

Mirisnya, kasus ini masih belum membuat pelaku ditangkap dan diamankan.

Curhatan hancur ayah korban rudapaksa oknum staf kelurahan ini terungkap.

Ayah remaja berinisial MA menceritakan kondisi mengenaskan sang anak pasca dirudapaksa oleh oknum staf kelurahan.

Sang anak mengalami depresi hingga gangguan kejiwaan, usai diperkosa oknum staf Kelurahan Pondok Kacang, Tangerang Selatan.

Pelaku berinisial H yang juga merupakan Ketua DKM Masjid itu, memperkosa MA hingga hamil dan melahirkan.

Ayah korban, AF mengatakan buah hatinya mengalami gangguan jiwa, pasca melahirkan bayinya.

AF mengaku, sang anak kerap berbicara sendiri, dan tiba-tiba menangis. Bahkan kata dia, AM sampai hilang ingatan.

Baca juga: Biaya Visum hingga Psikolog Korban Rudapaksa di Pantai Pulau Merah Ditanggung Pemkab Banyuwangi

“Anak saya sempat mengalami depresi. Jadi kadang-kadang pembicaraan gitu, anak saya masalahnya masih anak anak, dia depresi hilang ingatan. Suka ngomong sendiri, tiba-tiba nangis,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (18/5/2024).

AF menuturkan, anaknya sempat mendapat pendampingan dari Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Tangerang Selatan dan psikolog, agar depresi AM bisa hilang.

"Anak saya sampai didatengin psikolog untuk menyebuhkan anak saya. Berbulan-bulanan,” tuturnya.

Adapun saat ini, AF menyebut kondisi anaknya telah membaik, dan sudah dapat melanjutkan kegiatan belajarnya.

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak dengan cara diruqyah, (18/2/2023).
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak dengan cara diruqyah, (18/2/2023). (Tribunnews.com)

Dia pun berharap agar kasus pemerkosaan yang dialami anaknya, dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian hingga tuntas.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved