Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Hancur Hati Ayah Anak Dirudapaksa hingga Hamil dan Lahiran, si Staf Kelurahan Masih Bebas: Depresi

Sungguh hancur hati ayah yang melihat anaknya dirudapaksa oknum staf kelurahan hingga hamil dan melahirkan. Sayangnya si jabang bayi tak selamat.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Tribunnews.com
Ilustrasi korban gadis dirudapaksa oleh oknum staf kelurahan di Tangerang Selatan 

“Bahwa memang pada saat itu kondisi korban masih belum memungkinkan dimintai keterangan. Sehingga kami menunggu kondisi korban siap memberikan keterangannya,” jelas Agil.

Baca juga: Berupaya Damai, Keluarga Tersangka Rudapaksa di Pantai Banyuwangi Hendak Nikahkan Korban dan Pelaku

Kasus lain di Banyuwangi, pelaku rudapaksa malah dipaksa untuk menikah dengan seorang wanita korbannya.

Pemkab Banyuwangi intensif melakukan pendampingan terhadap korban rudapaksa yang terjadi di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Pemkab Banyuwangi terus melakukan pengawasan terhadap korban dan pihak keluarga, serta memastikan proses hukum kasus ini tetap berjalan. 

"Kasus ini tetap menjadi atensi kami. Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Kami pastikan proses hukum tetap berjalan sesuai undang-undang," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Banyuwangi, Henik Setyorini, Kamis (2/5/2024).

Sejak kasus ini terungkap, kata Henik, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Banyuwangi terus melakukan pendampingan kepada korban dan keluarganya. 

Termasuk saat keluarga tersangka hendak melakukan upaya damai dengan jalan menikahkan korban dengan pelaku, bahkan membawa keluarga korban ke kediaman tersangka. Henik menegaskan itu bukan solusi.

“Berdasarkan pengakuan keluarga korban, diajak menginap di rumah salah satu tersangka untuk menyelesaikan kasus secara damai dengan cara pernikahan. Keluarga korban menolak, dan meminta kami untuk melakukan pendampingan. Akhirnya kami jemput korban dan keluarganya dari rumah tersangka. Ibu bupati (Ipuk Fiestiandani) juga terus memberi atensi, kami diinstruksikan bahwa kita harus berada di pihak korban,” kata Henik.  

“Ini tidak boleh terjadi, karena bertentangan dengan hukum, apalagi korban tidak berkenan. Kami langsung mengantisipasi dengan menjemput korban dan keluarganya," jelas Henik.

"Saat ini, korban telah kembali ke rumahnya dengan tetap dipantau P2TP2A. Hingga kini P2TP2A intensif melakukan pendampingan," tambah Henik. 

Sebelumnya, seorang remaja menjadi korban pelecehan seksual di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Jumat (26/4/2024) malam.

Kejadian bermula ketika sekelompok remaja berkumpul di kawasan Pantai Pulau Merah.

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Pastikan Beri Pendampingan Hukum Remaja Korban Rudapaksa di Pantai Pulau Merah

Saat berkumpul dan berfoto-foto, dua pelaku menemui korban dan rekan-rekannya. Mereka memalak korban dan rekan-rekannya Rp 100.000.

"Teman korban kemudian memberi uang tersebut ke para tersangka," kata Kapolsek Pesanggaran, AKP Lita Kurniawan.

Dua pelaku diketahui berinisial EK (21) dan DPP (20), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved