Berita Madiun
Kisah SMP Pelosok Cuma Dapat 4 Murid Baru saat PPDB 2024, Kepsek Tetap Semangat: Punya Nama Baik
Hanya mendapat murid baru yang jauh dari pagu, sang Kepala Sekolah tetap semangat mengajar.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah SMP yang berada di pelosok cuma dapat empat murid baru saat PPDB 2024.
Meski hanya mendapat murid baru yang jauh dari pagu, sang Kepala Sekolah tetap semangat mengajar.
Hal itu dialami oleh SMPN Satu Atap Gemarang, Madiun, Jawa TImur.
SMP tersebut hanya mendapatkan empat murid pada PPDB 2024.
Padahal jumlah pagu yang disediakan sebanyak 32 pendaftar.
Rinciannya, empat murid tersebut antara lain dua pendaftar dari jalur zonasi, dan dua pendaftar merupakan jalur afirmasi.
Dengan kata lain, jumlah peserta didik kali ini tak lebih dari 10 orang.
Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Gemarang, Bambang Sugiarto mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab minimnya calon siswa mendaftar.
Antara lain, letak geografis sekolah berada di pelosok, serta memakan jarak tempuh yang jauh.
"Sekitar sekolah dekat dengan MTs Miftahul Ulum Batok," kata Bambang, Senin (1/7/2024).
"Sebagian besar pendaftar lebih memilih SMPN 1 Gemarang, SMPN 2 Gemarang, dan MTs, untuk melanjutkan sekolah jenjang berikutnya," imbuhnya.
Pihaknya mengaku mengalami kendala saat PPDB dilakukan secara online.
Jaringan selalu mengalami masalah hingga kurangnya pengetahuan teknologi dari orang tua maupun wali murid.
Baca juga: Murid SMK Patungan Belikan Pak Guru TV Baru, Aksi Balas Budi Berhasil Lulus dengan Nilai Memuaskan
"Terpaksa calon peserta didik yang berminat mendaftar di SMPN Satu Atap, harus datang sekolah minta bantuan buat didaftarkan."
PPDB 2024
SMPN Satu Atap Gemarang
Madiun
Jawa Timur
Bambang Sugiarto
MTs Miftahul Ulum Batok
SMPN 1 Gemarang
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Plt Wali Kota Bagus Panuntun Sebut Pencak Silat Jadi Aset Terbesar, Siap Rangkul untuk Meriahkan HUT |
|
|---|
| Dua Pelaku Curanmor di Madiun Dibekuk, Motor Petani yang Diparkir di Tempat Sepi Jadi Incaran |
|
|---|
| Logistik Kereta Api Jadi Favorit Masyarakat, Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Tumbuh 5,2 Persen |
|
|---|
| Tak Bisa Hindari Benturan, 3 Truk dan Bus Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Nganjuk-Madiun |
|
|---|
| Angkat Karung Kecil, Warga Madiun Berdebar Jantungnya, Isinya Ternyata Mortir: Makanya Kok Berat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Suasana-Kegiatan-Belajar-Mengajar-SMPN-Satu-Atap-Gemarang-Kelas-VII-Selasa-3012024.jpg)