Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Ponorogo

Tak Hanya Belajar di Bawah Rasa Cemas, Ada Siswa SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Tempati Kelas Darurat

Gedung utama SDN 2 Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo rusak parah. Hal ini berdampak pada siswa.

Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/PRAMITA KUSUMANINGRUM
Siswa kelas 2 SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Tempati Kelas Darurat, Senin (22/7/2024) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Gedung utama SDN 2 Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo rusak parah.

Hal ini berdampak pada siswa.

Akibatnya, sebagian siswa harus belajar di bawah kekhawatiran. Namun juga ada siswa harus belajar di kelas darurat

Mereka yang belajar di kelas darurat, lantaran kelas mereka tidak bisa digunakan karena kerusakan bangunan yang cukup parah.

Pantauan Tribunjatim.com di lokasi, gedung utama milik SDN 2 Karangpatihan rusak semua. Hanya menyisakan ruang kelas 6 dan ruang guru yang telah direhabilitas dengan Dana Alokasi Umum (DAU).

Baca juga: Ada 580 ASN di Pemkab Ponorogo Tercatat Kantor Pelayanan Pajak, Belum Melakukan Lapor SPT 2023

Mereka yang terpaksa belajar di bawah kekhawatiran adalah kelas 4 dan 5. Lantaran tidak ada pilihan lain, tak ada bangunan lain. 

Untuk ruang kelas 5, sekilas ruangannya terlihat bagus. Akan tetapi, atap plafonnya diberi penyangga agar tidak ambruk. Dari luar kuda-kudanya melengkung.

Sedangkan ruang kelas 4, plafonnya sudah dilepas oleh pihak sekolah. Lalu  kuda-kudanya terlihat keropos termakan rayap.

Sedangkan kelas 2 dan 3 belajar di kelas darurat. Kelas daurat juga jauh dari kata layak. Ruang kelas terbuat dari Calsiboard dan atapnya adalah asbes.

Suara guru mengajar di kelas 2 dan kelas 3 terdengar saling bersahutan. Maklum saja, karena pembatas kelas juga sangat tipis. Sehingga suaranya saling bersautan.

“Dibuat nyaman saja sih kalau di kelas darurat ini. Pintar-pintar gurunya agar tidak bosan. 

Anak tetap senang,” ungkap guru kelas 2, Nita, Senin (22/7/2024).

Baca juga: Kondisi Kelas Memprihatinkan, Sebagian Siswa SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Belajar dengan Rasa Waswas

Dia menjelaskan ruang juga pengap jika matahari mulai menyinari. Dimana diatas jam 9 ke atas. Debu juga mulai masuk ke kelas jika angin menerjang.

“Kalau sudah siang pengap gitu. Yang kelas 2 pulang jam 10.00 wib. Yang kelas 3 pulang 10.30 wib,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved