Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Terkuak Gaji Shahril Nizam Jadi Tukang Bersih-bersih di Singapura, Viral sempat Nganggur 3-4 Bulan

Kisah Shahril Nizam Suhaimi yang tidak malu bekerja sebagai tukang bersih-bersih di Singapura baru-baru ini viral di Malaysia.

Dokumen Sharil Nizam via Harian Metro Malaysia
Kisah perjuangan pemuda asal Negeri Jiran bernama Shahril Nizam Suhaimi yang tidak malu bekerja sebagai tukang bersih-bersih di Singapura baru-baru ini viral di Malaysia. Ia mengaku kini tidak merasa sedih atau putus asa apabila masih ada orang yang meremehkan atau mencibir dirinya. Shahril Nizam pada awalnya memang sempat khawatir dengan sentimen masyarakat yang masih menganggap pekerjaan sebagai petugas kebersihan sebagai pekerjaan kelas bawah. Namun, ia sekarang memilih cuek. 

“Beberapa orang berkomentar 'Oh, hanya tukang bersih-bersih', tapi ketika dia tahu saya bekerja di Singapura, dia tanya apakah ada lowongan pekerjaan. Ada juga yang bertanya mengapa saya tidak mencari pekerjaan lain atau pekerjaan di pemerintahan. Saya memilih cuek selama pekerjaan saya halal," jelasnya.

Shahril Nizam bercerita, ia dulu tidak memilih berkuliah karena masalah keuangan di keluarganya.

“Tapi menurutku, walaupun aku tidak bisa membanggakan keluargaku dengan studiku, setidaknya aku bisa membanggakan mereka dengan menjadi anak yang bisa berbakti dan juga bisa mengirim uang kepada orang tuaku,” ujarnya sambil.

Menurut dia, orangtua maupun mertuanya selalu mendukung keputusan dirinya dalam mencari nafkah.

Baca juga: Pelamar Kerja Syok Buat SKCK Tapi Harus Cantumkan Perusahaan Tujuan, Petugas: Kalau Gak Gitu Nyabang

Berbicara tentang pekerjaannya, Shahril Nizam mengaku, akan berangkat kerja pukul 05.00 waktu setempat.

Ia akan tiba di Pulau Bukom, Singapura, dua jam kemudian, sebelum memulai pekerjaannya, termasuk mencuci peralatan dapur dan membersihkan serta merapikan berbagai ruangan di kantor.

“Saya juga akan membersihkan toilet, pantry, gym, tangga, dan membuang sampah sebelum pukul 16.00 selesai kerja. Jika saya kerja lembur, biasanya akan sampai pukul 19.00.

Ia memastikan, selama ini orang-orang di Singapura tidak pernah memandang rendah dirinya maupun pekerja kebersihan lainnya.

“Mereka sering berbagi makanan, kadang memberi tip, dan selalu menyambut hangat. Saya tidak malu dengan pekerjaan saya dan di sini meskipun petugas kebersihan, dibayar sesuai kualifikasinya," terang Shahril Nizam.

Ia mengaku bisa memperoleh penghasilan hingga 2.400 dollar Singapura (setara 8.005,8 ringgit Malaysia atau Rp 28 juta) per bulan, termasuk uang lembur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved