Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Pantas Emak-emak Buang Tumpukan Sampah ke Jalan, Pemotor Tak Berkutik lalu Putar Balik: sudah Kesal

Puluhan emak-emak itu marah akibat banyak tumpukan sampah bau busuk yang berada di Desa Koto Aro, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Selasa (29/10/2

Editor: Torik Aqua
Tribun Jambi
Sekumpulan emak-emak mengamuk, buangi sampah yang menumpuk ke jalan raya, pemotor pasrah putar balik 

Sementara itu, Assisten II Sekretariat Daerah Sintang Harysinto Linoh menyatakan, pihaknya sudah berencana memberi sarana dan prasarana baru untuk mengatasi masalah sampah tersebut.

"Kami sudah berencana membeli armada baru untuk ngatasi sampah ini, intinya cari solusi yang terbaiklah,” kata Harysinto singkat.

Kasus Lainnya

Viral aksi warga kembalikan sampah ke rumah yang membuangnya sembarangan.

Dikutip dari Tribun Bogor, dalam video viral tersebut terlihat rumah terduga pelaku pembuang sampah ini didatangi sejumlah pria.

Dengan posisi sedikit emosi, salah satu dari mereka datang membawa karung ke rumah tersebut.

Lalu mengeluarkan sampah dari karung tersebut tepat di teras rumah.

Sambil ngedumel, pria itu terlihat mengeluarkan sampah dalam karung di teras rumah itu beberapa kali.

Sontak terlihat bahwa suasana di lokasi langsung ramai.

Warga ramai-ramai menonton aksi pria berbaju putih itu mengembalikan sampah ke rumah pemiliknya tersebut.

Ibu si penghuni rumah itu tampak hanya bisa pasrah melihat teras rumahnya berubah menjadi tumpukan sampah.

"Arek ka tempat ibu wae, sanksi sosial ieu mah (Mau di tempat ibu aja, sanksi sosial aja ini," ucap pria berbaju putih itu ketika mengeluarkan sampah dari karung.

Baca juga: Daerah Rumahnya Bau Dikerubuti Lalat, Atang Ngamuk Buang Sampah di Kantor Bupati: Petugas Mundur

Pria tersebut menyebut warga sudah mendapat peringatan sebelumnya soal buang sampah sembarangan.

Namun penghuni rumah itu diduga mengabaikan peringatan tersebut.

"Da geus diperingati didinyana nu buang sampah di dieu sanksi sosial, (kan sudah diperingatkan, situ yang buang sampah di sini, sanksi sosial)," ucap pria tersebut.

Terdengar ibu-ibu diduga pemilik rumah itu sempat membela diri dengan mengucapkan sesuatu.

Diduga dia mengucapkan soal larangan membuang sampah di wilayah tempat itu.

Namun hal itu ditimpal sindiran keras oleh si pria berbaju putih yang mengembalikan sampah itu.

"Mun teu tiasa maca, sakola ! (kalau gak bisa baca, sekolah !)," timpal pria tersebut.

Adapun pengunggah video di Instagram tersebut tidak memberikan keterangan jelas lokasi peristiwa itu terjadi.

Dikutip dari Tribun Jabar, video itu pertama kali diunggah di grup Facebook warga Tanjungsari oleh akun Felisya Nur Alfia pada Minggu (16/6/2024).

Baca juga: Aksi Mantan Caleg Marah dan Buang Sampah ke Kantor Bupati, Kecewa Soal Pengelolaan: Mundur

Kejadian viral itu diketahui terjadi di Kampung Banyumukti, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Felisya memberi keterangan dalam video itu yang ditulis dalam bahasa Sunda.

Dia menulis video itu diunggah dengan harapan bisa menjadi pelajaran untuk semua, khususnya warga Tanjungsari.

Felisya menjelaskan kronologi terkait video viral tersebut.

Dia menyebut di wilayah Cinanjung ada lokasi yang sering dipakai tempat pembuangan sampah liar.

Saking kesal, warga memasang banner peringatan dilarang buang sampah dan juga memasang CCTV.

"Tapi tidak dihiraukan (oleh warga yang nakal)," tulis Felisya.

Namun akhirnya warga sekitar tetap membereskan sampah itu.

Sewaktu membongkar keresek, ditemukan alamat paket penerima di dalam kantong plastik itu.

"Seperti meledek, seperti menantang," tulisnya.

Kemudian warga dengan Ketua RW langsung koordinasi dengan RT setempat alamat paket itu.

"Dan terpaksa memberikan sanksi sosial dengan mengembalikan sampah ke depan rumahnya," ungkapnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com


Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved