JKN dan Pola Hidup Sehat, Kunci Utama Kesehatan Keluarga Atta Rizkiya
Atta Rizkiya, remaja berusia 17 tahun asal Desa Kedayunan, Dusun Krajan, Kabat, Banyuwangi, merasakan manfaat nyata dari Program JKN
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Atta Rizkiya, remaja berusia 17 tahun asal Desa Kedayunan, Dusun Krajan, Kabat, Banyuwangi, merasakan manfaat nyata dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pelajar SMK PGRI 1 Giri Banyuwangi ini tidak hanya mengandalkan JKN untuk menjaga kesehatan keluarganya, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Atta menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak hanya bergantung pada JKN serta sarana fasilitas kesehatan, tetapi juga pada upaya preventif masing-masing orang. Menurutnya dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi, Atta berupaya mencegah penyakit dan menjaga kebugaran tubuh.
"Bersyukur ibu saya rajin membuatkan bekal untuk kesekolah, salah satu support system keluarga kami dalam menjaga kesehatan tubuh. Menjaga asupan juga bagian dari menjaga kesehatan," ujar Atta saat ditemui pada hari Kamis (21/11/2024).
Sejak tahun 2022, Atta dan keluarganya telah terdaftar sebagai peserta JKN. Berkat JKN, Atta dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah dan terjangkau. Ketika membutuhkan perawatan gigi, Atta dan adiknya langsung menuju Puskesmas Kabat.
Baca juga: Sadar Pentingnya JKN, Mahasiswa Surabaya Pastikan Status Kepesertaannya Selalu Aktif
"Waktu itu gigi saya perlu penanganan untuk pencabutannya, lalu berobat ke Puskesmas Kabat, ditangani dokter di sana. Proses pengobatannya lancar tanpa kendala, saya sangat terbantu dengan adanya JKN," ungkap Atta.
Atta juga aktif memanfaatkan aplikasi mobile JKN untuk melakukan skrining Kesehatan. Ia merasa JKN telah membantu meringankan beban biaya kesehatan keluarganya. Selain itu Atta juga rajin berolahraga, seperti yoga, senam, dan jogging. Dengan menggabungkan manfaat JKN dan gaya hidup sehat, Atta berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
"Jogo Kesehatan, jogo coro mangan, olahraga, lan milu JKN (jaga kesehatan, jaga makan, olahraga dan ikut JKN)," ajak Atta dalam bahasa Osing.
Dalam kesempatan berbeda Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi Titus Sri Hardianto menyampaikan bahwa JKN punya arti penting di tengah masyarakat untuk membangun kesejahteraan yang baik. Begitu juga pada pelaksanaannya, program JKN memerlukan peran serta semua pihak.
“Biaya pelayanan kesehatan untuk tindakan kuratif terus meningkat, karena itu kami tekankan pentingnya upaya-upaya promotif dan preventif untuk mencegah seseorang terkena penyakit. BPJS Kesehatan juga berusaha mewujudkan itu dengan upaya bekerjasama dengan berbagai pihak, pemerintah maupun non pemerintah serta menghadirkan berbagai kemudahan-kemudahan akses layanan administrasi kepengurusan JKN," ujar Titus.
Baca juga: PNS di Pamekasan Madura Bersyukur Program JKN Beri Perlindungan untuk Buah Hati Tercinta
Titus menyampaikan bahwa upaya promotif preventif juga dihadirkan melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini merupakan salah satu bentuk inovasi BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan kepada peserta.
“Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan masyarakat juga semakin beragam serta inginnya bisa terpenuhi secara mudah dan cepat. Hal ini diwujudkan BPJS Kesehatan dalam sebuah aplikasi Mobile JKN yang bermanfaat diantaranya untuk promotif preventif seperti melakukan skrining online, menu “bugar” untuk monitoring aktivitas gerak tubuh, antrian online, cek riwayat pembayaran dan masih banyak menu lainnya. Bahkan, saat ini peserta tidak perlu lagi membawa Kartu JKN untuk berobat, bisa pakai KIS digital atau KTP,” tambah Titus.
Titus juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus melakukan peningkatan layanan kepada peserta JKN atau transformasi mutu layanan melalui hadirnya berbagai kanal layanan. Kanal tatap muka melalui layanan di Kantor BPJS Kesehatan, Mal Pelayanan Publik, BPJS Keliling, dan Agen-agen Petakan Sisir Advokasi Registrasi (PESIAR) yang tersebar di pelosok-pelosok Desa. Terdapat juga kanal non tatap muka yaitu Pelayanan Dari WA (PANDAWA) melalui nomor 08118165165, Care Center 165.
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Atta Rizkiya
SMK PGRI 1 Giri Banyuwangi
pola hidup sehat
layanan kesehatan
TribunJatim.com
| Cegah TPPO, Diskominfo Trenggalek dan Imigrasi Ponorogo Perkuat Literasi Keimigrasian |
|
|---|
| Bruno Moreira Berpisah dengan Persebaya, Beri Salam Perpisahan: Saya akan Membawa Kalian Selamanya |
|
|---|
| Tenda Darurat untuk SDN 1 Babadan Tulungagung yang Ambruk Batal Didirikan, Tunggu Ajaran Baru |
|
|---|
| Berawal dari Beli Burung Merpati, Warga Sampang Rugi Rp600 Juta, Ditipu Pria Sumenep Masuk Polri |
|
|---|
| Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka di Kota Surabaya, Ajang Pameran Lintas Museum di Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/JKN-dan-Pola-Hidup-Sehat-Kunci-Utama-Kesehatan-Keluarga-Atta-Rizkiya.jpg)