Berita Jember

Heboh Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Selatan Jember, Polisi Beber Kronologi Penemuannya

Polisi bersama warga mengevakuasi bangkai Paus di Pantai Selatan Jawa Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Jember Jawa Timur, Rabu (4/12/2024).

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/IMAM NAWAWI
Proses evakuasi ikan paus di Pantai Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember, Rabu (4/12/2024) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polisi bersama warga mengevakuasi bangkai paus di Pantai Selatan Jember Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Jember Jawa Timur, Rabu (4/12/2024).

Warga menemukan mamalia laut sepanjang 8 meter tersebut terdampar perairan Partai Selatan kawasan Dusun Jeni Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember sejak, Selasa (3/12/2024).

Terlihat, warga dan polisi harus menggunakan alat berat untuk mengevakusi jasad ikan paus seberat 8 ton ini di pasir pantai Desa Kepanjen Jember.

Kepala Desa Kepanjen Sukamid mengatakan kronologi kejadian itu awalnya, adanya laporan nelayan melihat ikan paus terdampar Selasa (3/12/2024) sejak pukul 10:00 ditengah perairan Pantai Selatan Jember.

Baca juga: Pasca Banjir, Warga Jember Bersihkan Carang Bambu di Sungai Mbah Saridi secara Mandiri

"Lalu pada pukul 15.00 hingga pukul 16.00, jasad ikan paus ini sudah masuk di bibir pantai. Akhirnya jajaran Muspika mengabarkan adanya ikan paus terdampar," ujarnya.

Ketika terdampar, kata dia, tubuh ikan paus tersebut telah mengeluarkan aroma menyengat. Sehingga Muspika Gumukmas mengerahkan semua instansi untuk segera mengevakuasi bangkai tersebut. 

"Akhirnya evakuasi di lakukan dihari ini. Di pantai Kepanjen sini memang sering ada kejadian paus terdampar," kata Sukamid.

Baca juga: Hasil Sidak Proyek Rp 14 M untuk Pengaspalan Jalan di Bande Alit Jember Rusak, Dewan: Kurang Tepat

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Riyanto mengaku bersama warga harus menjaga paus terdampar ini selama semalam. Supaya tidak terbawa arus pantai.

"Kami tunggu agar bangkai paus tidak terbawa arus. Sekarang telah kami kuburkan jasadnya bersama dinas terkait. Memang disini kayak sudah jadi langganan ikan besar terdampar dan mati," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved