Berita Viral
Dulu Keluarganya Direndahkan, Alfren Kini Jadi Mahasiswa ITB Full Beasiswa, Raih Banyak Penghargaan
Inilah sosok Muhamad Alfren Rolegian, mahasiswa Oseanografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Seperti ekonomi, teknologi, dan kesehatan.
Namun semua kejuaraan itu ia lahap dengan posisi juara di bidang tersebut.
Teranyar, ia meraih 5 penghargaan di Ganesha Award 2024 dalam kategori Ganesha Karsa.
Penghargaan ini diberikan kepada mahasiswa dengan kontribusi luar biasa di bidang ilmiah dan sosial kemasyarakatan.
Penghargaan tersebut merupakan hasil dari sederet prestasi yang diraih Alfren melalui kompetisi esai baik di tingkat nasional.
Baca juga: Sebelum Jadi ODGJ, Enuh Lulusan ITB Rajin Kerja, Sosok Pendiam Tapi Suka Mengajar, Lihat Prestasinya
Beberapa pencapaian yang mendasari penghargaan ini di antaranya adalah Juara 1 Chemistry Festival dengan tema lingkungan pada 2023.
Kemudian Juara 1 dalam berbagai kompetisi sepanjang 2024 seperti Festival Syariah, Funfest, Islamic Banking Competition bertema ekonomi, dan Intellectual Competition di bidang teknologi.
Selain sukses di berbagai kompetisi, Alfren aktif membangun inisiatif sosial.
Ia mengembangkan platform mentoring persiapan kompetisi dan beasiswa, @temanlomba.id, serta @komunikasiin.id, platform yang membantu UMKM mengelola branding dan pemasaran di media sosial.
“Saya ingin apa yang saya lakukan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur dia.
Pada ajang penghargaan tersebut terdapat 117 penerima Ganesha Karya (bidang karya inovatif), 153 penerima Ganesha Karsa (bidang ilmiah/sosial kemasyarakatan).
Lalu 31 penerima Ganesha Rasa (Bidang Kesenian/kebudayaan/keagamaan), 21 penerima Ganesha Perkasa (bidang olahraga), dan Ganesha Prize terhadap mahasiswa berprestasi dari setiap fakultas/sekolah sebanyak 12 mahasiswa.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan ITB, D Arch Gregorius Prasetyo Adhitama menyampaikan, ITB mendorong mahasiswa untuk selalu berprestasi.
Orientasi prestasi tersebut tidak hanya berfokus pada penghargaan atau piala semata, melainkan juga pada pembentukan mental kompetitif.
"Keberhasilan sejati tidak diukur dari seberapa banyak piala yang diraih, tetapi bagaimana kita mengambil pelajaran dari setiap prosesnya," katanya.
Muhamad Alfren Rolegian
mahasiswa ITB
Institut Teknologi Bandung
Kisah inspiratif
berita viral
TribunJatim.com
Tribun Jatim
Ujung Hidup Affan dari Antar Order Berakhir Dilindas Rantis, Tersisa Air Mata Ayah dan Teriakan Ibu |
![]() |
---|
Didenda Rp 115 Juta, Pemilik Cafe Tak Tahu Siapa yang Nyalakan TV: Saya Pamer Warung ke Keluarga |
![]() |
---|
Affan Meninggal Dunia, Pengemudi Ojol Dilindas Mobil Rantis Brimob, Begini Respon Istana Negara |
![]() |
---|
'Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan' Moto Pengabdian Brimob yang Kini Tengah Viral Imbas Kematian Ojol |
![]() |
---|
Alasan Nurjanah Dikurung 15 Tahun di Kamar 2x2 Meter, Hidup Berubah usai Nikahi Pria Blitar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.