Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dulu Keluarganya Direndahkan, Alfren Kini Jadi Mahasiswa ITB Full Beasiswa, Raih Banyak Penghargaan

Inilah sosok Muhamad Alfren Rolegian, mahasiswa Oseanografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
RUMAH AMAN SALMAN
Dulu Keluarganya Direndahkan, Alfren Kini Jadi Mahasiswa ITB Full Beasiswa, Raih Banyak Penghargaan 

Ia menambahkan, dalam kurikulum 2025, mahasiswa akan dituntut untuk lebih aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengembangan diri.

Sementara itu, kisah inspiratif lain datang dari Bima Saputra, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Belakangan sosoknya viral karena membagikan perjalanannya ke kampus setiap hari dari rumahnya di Mojosari, Mojokerto menuju ke kampus ITS di Surabaya.

Tak hanya berangkat kuliah, pemuda yang akrab disapa Bimbim ini membagikan persiapannya membuat dagangan ayam geprek hingga menjualnya di kampus.

Baca juga: Dulu Tinggal di Atas Got dan Jual Donat, Devi Lulusan ITB Kini Sukses Jadi Konsultan, Punya 2 Rumah

Dikatakannya, ia berjualan untuk membantu ekonomi keluarga, pasalnya ayahnya bekerja di pabrik dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Jadi jika ia tidak membantu berjualan maka perekonomian keluarganya masih sangat pas-pasan. 

“Selain itu, dengan berjualan ini saya juga ingin membantu teman-teman perantau untuk bisa mendapatkan makanan murah,” tuturnya.

Bagi Bimbim, keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga keberanian untuk menghadapi kesulitan hidup dengan usaha nyata. 

“Semua ini untuk keluarga dan masa depan saya,” ujar pemuda kelahiran 24 Desember 2004 itu penuh keyakinan.

Bimbim ingin usahanya berjualan ayam geprek yang baru dijalaninya sejak berkuliah di kampus ITS ini dikenal sebagai penyedia makanan murah, praktis, dan berkualitas. 

“Untuk mencapainya, saya berencana memanfaatkan platform digital seperti media sosial untuk promosi lebih luas,” ungkap putra tunggal pasangan Muliono Saputra dan Iin Kurniawati ini. 

Dalam kesehariannya, Bimbim menghabiskan pagi harinya untuk mempersiapkan dagangan bersama sang ibu. 

Baca juga: Perjuangan Bimbim Mahasiswa ITS sambil Jualan Ayam Geprek dari Mojokerto-Surabaya Setiap Hari

Mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 Inovasi Digital Departemen Sistem Informasi ITS itu juga ikut memasak, mengemas nasi, dan memastikan semua siap dibawa ke kampus.

"Saya setiap ke kampus membawa 25 - 35 kotak nasi ayam geprek, dan menggunakan transportasi umum untuk ke kampus. Kemudian karena saya jual ke teman-teman mahasiswa, ya saya jual dengan harga terjangkau, Rp 10 ribu per kotak,"urainya.

Ketika sore menjelang, mahasiswa angkatan 2024 itu pun langsung kembali ke rumah untuk membantu ibunya dan mempersiapkan aktivitas esok hari. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved