Berita Probolinggo

Diguyur Hujan Deras, Jembatan Penghubung 2 Desa di Probolinggo Putus Diterjang Banjir

Jembatan penghubung 2 desa di 2 kecamatan di Kabupaten Probolinggo putus setelah diterjang banjir

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Samsul Arifin
istimewa
Kondisi jembatan penghubung 2 desa di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang putus setelah diterjang banjir, pada Senin (30/12/2024) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Jembatan penghubung 2 desa di 2 kecamatan di Kabupaten Probolinggo putus setelah diterjang banjir.

Untuk sementara, warga menggunakan bambu dari ujung ke ujung jembatan agar bisa dilintasi.

Jembatan yang putus itu merupakan akses dua desa, yakni Desa Sumber Bendo, Kecamatan Sumberasih dan Desa Sumberejo, Kecamatan Tongas.

Jembatan itu diketahui terputus setelah hujan deras pada Senin (30/12/2024) sore.

Putusnya jembatan itu membuat aktivitas warga yang hendak ke sawah maupun ke pasar ataupun berpergian ke daerah lain terganggu.

Baca juga: Dalam Dua Tahun, 5 Anggota Polres Probolinggo Dipecat Tidak Hormat, Ini Penyebabnya

Sehingga berinisiatif dipasang bambu agar bisa dilintasi meskipun dengan berjalan kaki.

Ayami, salah seorang warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas mengatakan, jembatan dengan panjang 10 meter yang terputus merupakan akses satu-satunya bagi dua desa itu. Maka dari itu, solusi pertama dengan menggunakan bambu.

"Sudah dua hari aktivitas kami terganggu karena jembatan ini putus, jadi sambil menunggu untuk perbaikan solusinya hanya dengan dipasangkan bambu. Senin kemarin memang hujan deras," kata Ayami, Rabu (1/1/2025).

Baca juga: Pemeran Video Tak Senonoh di Sasana Krida Probolinggo Tak Ditahan, Pilih Berhenti Sekolah

Sementara Tokoh Masyarakat Desa Sumber Bendo, Kecamatan Sumberasih mengatakan, perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sudah datang dan melakukan survey jembatan penghubung tersebut.

Namun, menurut Eko, masih belum diketahui kapan dan pastinya dilakukan perbaikan jembatan, meski dari pihak Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mensurvey.

Baca juga: Jembatan di Trenggalek Putus Diterjang Banjir, Pemprov Jatim Pasang Jembatan Bailey

 "Maka dari itu, pemerintah di dua desa dan warga sepakat untuk sementara dikasih bambu, sambil lalu menunggu perbaikan. Kalau harapan kami semua, ya pembangunan jembatan baru," ungkap Eko.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved