Viral Internasional
Kebakaran Los Angeles Tewaskan 24 Orang, Ini Alasan Mengapa Api Menyebar Cepat dan Sulit Dipadamkan
Diketahui terkini jumlah korban tewas bertambah menjadi 24 orang hingga Minggu (12/1/2025) waktu setempat. Simak pemicu api sangat cepat meluas.
Awalnya, pada pagi hari tanggal 7 Januari, warga di Pacific Palisades mulai melihat asap mengepul dari bukit-bukit di sekitar rumah mereka.
Dalam waktu singkat, api telah melahap rumah, teater, restoran, toko, sekolah, dan permukiman.
Pada pagi hari 9 Januari, Kebakaran Palisades telah meluas ke area seluas 17.234 hektar, bersamaan dengan kebakaran lainnya yang terjadi di wilayah Los Angeles.
Jonathan Porter, kepala ahli meteorologi dari AccuWeather, mengestimasikan kerugian akibat kebakaran ini mencapai 57 miliar dollar AS atau sekitar Rp 922 triliun.
Baca juga: Kebakaran di Kota Mojokerto Telan Korban Jiwa, 1 Orang Tewas saat Tidur, Ada Ledakan dalam Kamar
Terdapat beberapa alasan mengapa api menyebar dengan cepat dan sulit untuk dipadamkan.
Pertama, efek El Nino yang membawa curah hujan lebat pada tahun 2024 telah menciptakan kondisi yang meningkatkan risiko kebakaran pada musim dingin ini.
Rory Hadden, seorang peneliti dari Universitas Edinburgh, menjelaskan bahwa hujan yang terjadi sebelum kebakaran dapat meningkatkan pertumbuhan vegetasi yang menjadi bahan bakar potensial.
Ketika cuaca menjadi lebih kering, vegetasi ini cepat mengering dan jumlahnya meningkat, yang berkontribusi terhadap kebakaran yang lebih sulit dipadamkan.
Kedua, lanskap perbukitan di sekitar Los Angeles juga berperan dalam mempercepat penyebaran api.
Menurut Hadden, kebakaran cenderung menyebar lebih cepat ke arah bukit, dan fitur geografis seperti ngarai dan jurang dapat menciptakan perilaku kebakaran yang ekstrem, menyulitkan upaya pemadaman.
Selain itu, jalan-jalan sempit di kawasan Palisades menambah kesulitan bagi warga yang berusaha mengungsi.
Ketiga, angin Santa Ana yang kencang turut memperburuk situasi.
Angin ini memicu penyebaran api yang berasal dari lereng pegunungan di sebelah barat Los Angeles dengan kecepatan tinggi, melintasi vegetasi kering hingga mencapai Pacific Palisades.
Hadden mengungkapkan bahwa kecepatan angin ini, yang dapat mencapai lebih dari 100 mph (160 km/jam), sangat kering dan cepat, sehingga memudahkan api untuk bertahan, membesar, dan menyebar dengan sangat cepat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Berita Viral dan Berita Jatim lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
TribunJatim.com
viral Internasional
kebakaran hutan Los Angeles
Tribun Jatim
California
Amerika Serikat
TribunEvergreen
angin Santa Ana
berita viral
jatim.tribunnews.com
| Wapres AS Umumkan Kesepakatan dengan Iran Buntu, Donald Trump Malah Sibuk Nonton UFC |
|
|---|
| Usai Ditelepon Malaysia, Kapal Petronas Bebas Lewati Selat Hormuz, Iran: Tak Lupakan Teman |
|
|---|
| Hal yang Bisa Dilakukan Pemerintah usai 3 TNI Gugur Imbas Serangan Israel, Mengecam Saja Tak Cukup |
|
|---|
| Hotel di India Masak Pakai Tungku Kayu karena Stok LPG Langka akibat Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Indonesia Angkat Bicara usai Prajurit TNI Gugur dan Terluka Diduga Akibat Serangan Israel di Lebanon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Rumah-yang-terbakar-akibat-kebakaran-Los-Angeles.jpg)