Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kota Malang

Universitas Negeri Malang Ajukan Kuota 12.656 Mahasiswa Baru untuk 80 Prodi Tahun 2025

Universitas Negeri Malang (UM) mengajukan kuota 12.656 mahasiswa baru untuk 80 prodi di tahun 2025. Lima prodi masih menunggu keputusan dari pusat.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Sosialisasi seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang diadakan oleh Universitas Negeri Malang (UM), Senin (13/1/2025).  

"Jika menambah daya tampung lebih dari 30, maka harus ada review dari pusat. Banyak aspek yang dilihat. Kecukupan dosennya, sarprasnya (sarana prasarana) dilihat pusat. Kalau tidak disetujui, ya akan kembali ke kuota awal," ujarnya.

Dikatakan, pengajuan daya tampung sebanyak 12.656 itu bukan data paten. Tapi masih menunggu hasil review.

"Jadi bisa turun karena lima yang sedang menunggu keputusan. Dan 75 prodi lainnya sudah final daya tampungnya. Finalnya daya tampung biasanya akhir Januari 2025 ini kita diminta merilis daya tampung final. Kalau tidak ada perubahan ya tetap di angka pengajuan itu. Awal Februari 2025 sebelum pendaftaran SNBP pasti UM sudah merilis di web. Semua PTN akan merilis daya tampungnya," papar dosen akuntansi ini.

Baca juga: Universitas Terbuka Surabaya Beri Akses Pendidikan Tinggi yang Fleksibel, Terjangkau dan Berkualitas

Masa pendaftaran SNBP pada 4-18 Februari 2025.

Sedangkan pendaftaran SNBT pada 11-27 Maret 2025.

Tes UTBK SNBT pada 23 April-3 Mei 2025.

UM sebagai PTNBH, kuotanya hampir sama setiap tahun. Minimal 20 persen SNBP, minimal 30 SNBT dan maksimal 50 persen mandiri.

"Tapi di UM kita SNBP dan SNBT-nya tinggi dan mandirinya sedikit," jawabnya.

Sedangkan Wakil Rektor I UM, Prof Ibrahim Bafadal menambahkan, setiap tahun UM akan mensosialisasikan pada siswa, guru BK, orang tua, kepala sekolah tentang seleksi maba masuk PTN.

"Setiap PTN memang diberi amanah oleh pemeritnah melakukan ini. Hari ini adalah sosialisasi pertama. Dan akan ada beberapa kali. Hal ini terkait pengenalan UM agar peminatnya bertambah dar ipada tahun lalu," ujar Ibrahim. 

Tahun lalu UM mengalami kenaikan signifikan peminat dibanding 2023.

Sekarang harapannya lebih peminatnya dibanding 2024.

Dikatakan, tahun ini secara garis besar tidak ada perubahan di regulasinya.

Tapi ada hal-hal kecil yang berubah soal pilihan. Misalkan memilih satu prodi hingga empat itu ada kebijakannya. Selain memilih S1, harus ada D3 dan D4. 

Sedangkan bagi sekolah yang menggunakan e-raport akan mendapat tambahan kuota lima persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved