Berita Mojokerto
Datang ke Mojokerto, Menko PM Cak Imin Bilang PNM Solusi Efektif Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyatakan, penguatan program PNM Mekaar (Permodalan nasional madani
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyatakan, penguatan program PNM Mekaar (Permodalan nasional madani-Membina ekonomi keluarga sejahtera), dapat menjadi solusi efektif dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi di masa depan.
Hal itu diungkapkan Gus Muhaimin atau Cak Imin, sapaan Menko PM, saat kunjungan kerja di Mojokerto Raya, pada Kamis (16/1/2025).
Gus Muhaimin mengatakan, ia kunjungan kerja di Mojokerto salah satunya adalah melihat langsung model pemberdayaan masyarakat melalui PNM Mekaar yang sudah terlaksana.
Dihadapan 1.200 orang peserta dari AO (Account Officer) PNM, dirinya juga sekaligus memastikan program PNM Mekaar telah berjalan dengan baik meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Majapahit.
Baca juga: Wabah PMK di Mojokerto Mulai Melandai, Total 375 Kasus Ada 302 Sembuh
"Saya datang ke Mojokerto, untuk melihat dan memberikan dukungan penuh model pemberdayaan masyarakat (PNM). Kita ingin pemberdayaan ekonomi ini sukses, terutama untuk masyarakat prasejahtera dan ultra mikro terus diperdayakan secara ekonomi," ucap Gus Muhaimin di acara Temu Inspirasi Lokal PNM Mekaar di GOR Seni Mojopahit, Kota Mojokerto, Kamis.
Ia mengatakan, model pemberdayaan melalui PNM Mekaar bisa menjadi solusi efektif di masa depan, apalagi program ini menyasar 25 juta masyarakat dan diharapkan dapat bertambah menjadi 100 juta penerima manfaat.
Sesuai keinginan presiden Prabowo Subianto dalam kerja cepat dan tepat, mewujudkan suatu ekosistem pemberdayaan masyarakat berimbas terhadap peningkatan ekonomi mandiri.
"Model pemberdayaan masyarakat ini bisa diperbanyak dan dipercepat di seluruh tanah air, agar ekonomi semakin baik. Di bawah kepimpinan Presiden Prabowo, cepat dan betul-betul menjadi solusi ekonomi rakyat di masa yang akan datang," ungkap Cak Imin Ketua umum PKB tersebut.
Menurut dia, pemberdayaan masyarakat yang kini digencarkan nantinya akan mengarah kepada pemberdayaan ekonomi.
Sehingga program ini dapat mengurangi penerima bantuan kesejahteraan masyarakat atau bansos kedepannya.
"Memang tidak bisa dipungkiri bantuan sosial, penerima manfaat kesejahteraan tetap akan ada. Tetapi lambat laun kita akan mengurangi jumlahnya, dan melahirkan pemberdayaan ekonomi," bebernya.
Ia menegaskan PNM telah memperdayakan lebih dari 25 juta masyarakat dengan harapan bisa mencapai hingga 150 juta nantinya.
Perlu penguatan oleh aparat pemerintah seluruh lintas lembaga untuk sinergi, kerjasama, gotong royong dan pembinaan serta pengawasan.
"Jika cakupan model ini bisa diperbanyak mencapai 150 orang diperdayakan secara ekonomi, saya yakin pertumbuhan ekonomi cepat dan kesejahteraan akan terwujud," pungkas Muhaimin.
5 Tahun Lalu Warga Sudah Patungan, Jalan Rusak di Mojokerto Tak Digubris, Pemda: Belum Bisa Akomodir |
![]() |
---|
Sambut Libur Panjang, Ratusan Bus di Terminal Kertajaya Mojokerto Diperiksa |
![]() |
---|
Jadwal Pembelajaran Bulan Ramadan di Mojokerto, Awal Puasa Siswa Belajar di Rumah |
![]() |
---|
Kisah Bripka Muliono, Polisi di Mojokerto yang Nyambi Jadi Petani Setelah Bertugas |
![]() |
---|
Ini Penyebab Program Makan Bergizi Gratis di Kota Mojokerto Ditunda hingga 3 Februari 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.